Mudjoko

Laki-laki, XX tahun

Kudus, Indonesia

SELAMAT DATANG DI BLOG PERJALANANKU, MY LIFE MY BLOG adalah blog yang menceritakan semua yang saya suka, Inspirasi, dan Motivasi.Selamat bergabung di blog saya, semoga bisa jadi motivasi dan inspirasi bagi anda yang membacanya Semoga Bermanfaat.

Visit My Blog :
=>tritunggaljayakudus.blogspot.com
=>tritunggaljaya-kudus.blogspot.com
=>tritunggal-jayakudus.blogspot.com
=>mudjoko.kds@gmail.com
::
Start
Mudjoko™ Kangmas Djoko
Shutdown

Navbar bawah

Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label tulang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tulang. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 November 2014

Pertolongan Pertama Pada Patah Tulang

Pertolongan Pertama Pada Patah Tulang
patah tulang | photo : obatpatahtulang
Pertolongan pertama pada patah tulang. Patah tulang merupakan kejadian yang biasanya terjadi karena ada benturan yang keras dengan tulang. Seperti yang terjadi pada saat tabrakan bahkan olahraga pun dapat menyebabkan patah tulang, seperti yang terjadi pada olahraga bola.


Pertolongan pertama

Pada saat terjadi patah tulang, jangan memindahkan korban kecuali ada tenaga medis yang berpengalaman, khususnya apabila bagian yang terluka adalah kepala, leher atau tulang belakang. Jika harus dipindahkan, pastikan bagian yang terluka tidak bergeser atau bergerak karena proses pemindahan. Contohnya, ikat bagian kaki yang terluka dengan kaki yang tidak terluka, baru kemudian dipindahkan.

Sebelum melakukan pertolongan pertama sebaiknya kita mengetahui gejala patah tulang tersebut.


Apabila menemui gejala yang telah dibahas dalam artikel sebelumnya, pertolongan pertama yang dapat kita lakukan adalah :
  1. Buka jalan napas, berikan napas buatan jika diperlukan
  2. Hentikan perdarahan apabila terjadi patah tulang terbuka. Gunting pakaian korban sebelum melakukan pertolongan.
  3. Bila korban tak sadarkan diri, anggap ia mengalami luka di bagian kepala, leher atau tulang belakang.
  4. Jangan mencoba untuk mengembalikan tulang yang terlihat keluar.
  5. Jangan membersihkan luka atau menyisipkan sesuatu pada tulang yang luka meskipun tujuannya untuk menolong.
  6. Tutup luka secara perlahan dengan kain steril atau perban untuk menghentikan perdarahan.
  7. Tutup luka secara keseluruhan, termasuk tulang yang menonjol keluar.
  8. Hubungi paramedis atau ambulans, jangan mengangkat korban yang terluka di bagian kepala, leher atau tulang belakang tanpa memakai tandu. Jaga kepala tetap lurus dengan badan.
  9. Bila pertolongan medis belum datang sementara korban harus dibawa ke rumah sakit, gunakan splint di atas dan di bawah luka sebelum korban dipindah.
  10. Jangan memberi minuman atau makanan pada korban.

Sumber bacaan :

http://health.detik.com/read/2012/10/12/173757/2061424/1407/pertolongan-pertama-pada-patah-tulang diakses tanggal 16 november 2014
Read More --►

Pengertian, Jenis dan Gejala Patah Tulang

Pengertian, Jenis dan Gejala Patah Tulang
patah tulang | photo : meetdoctor
Pengertian dan jenis patah tulang. Mungkin anda pernah mengalami patah tulang atau orang disekitar anda yang mengalaminya. Patah tulang terjadi biasanya karena ada benturan keras pada tulang, entah karena jatuh, tabrakan ataupun olahraga sekalipun.

Jenis patah tulang

Patah tulang umumnya disebut dengan fraktur dan digolongkan menjadi 2 macam, yaitu :

1. Fraktur tertutup
Pada fraktur tertutup yaitu keadaan tulang yang patah tidak sampai keluar melewati kulit

2. Fraktur terbuka
Fraktur terbuka yaitu keadaan sebagian atau keseluruhan tulang yang patah terlihat menembus kulit. Kasus ini dapat berbahaya karena korban kemungkinan akan kehilangan banyak darah dan rawan infeksi.

Baca juga : Pertolongan pertama pada patah tulang

Gejala patah tulang
  1. Korban merasa atau mendengar bunyi patahan tulang
  2. Bagian yang terluka terasa sakit sekali, terutama saat disentuh atau digerakkan
  3. Sulit menggerakkan bagian yang terluka
  4. Gerakan bagian tubuh yang terluka tidak normal atau tidak seperti biasanya
  5. Terlihat bengkak
  6. Ada rasa sensasi tidak enak pada ujung tulang tubuh yang terluka
  7. Terlihat ada perubahan bentuk
  8. Ukuran atau panjang tulang berbeda dengan pasangan tubuh lainnya
  9. Bagian tubuh yang luka terlihat membiru
Itulah penjelasan, pengertian jenis dan gejala patah tulang. semoga bermanfaat.

Sumber bacaan :

http://health.detik.com/read/2012/10/12/173757/2061424/1407/pertolongan-pertama-pada-patah-tulang diakses tanggal 16 oktober 2014
Read More --►

Kamis, 23 Oktober 2014

Cegah Osteoporosis Dengan Banyak Bergerak

Cegah Osteoporosis Dengan Banyak Bergerak
Osteoporosis tidak hanya terjadi pada orang yang berusia lanjut. Namun ada juga kasus osteoporosis yang terjadi pada anak muda. Gaya hidup yang tidak sehat merupakan factor osteoporosis pada anak muda. Karena kurangnya bergerak sehingga tulang menjadi rapuh.


Banyak dari mereka yang kurang melakukan gerakan. Apalagi pada saat hari libur, menurut hasil survey membuktikan bahwa kita tidak bergerak selama 5 jam diluar jam tidur. Hanya 22 persen pria, dan 14 persen wanita, yang rutin melakukan olah raga setia hari menurut data hasil consumer polling, yang diselenggarakan Fonterra Brand pada 2013 seperti yang dilansir oleh life.viva.co.id.

Dokter Ade Jeanne DL Tobing, SpKO menganjurkan agar kita banyak bergerak. Karena jika kita kurang bergerak penyakit tidak menular seperti osteoporosis akan sangat rentan menyerang. Sebaiknya melakukan olahraga rutin sekitar 30 sampai 60 menit per hari selama 5 kali dalam seminggu.

Dua dari lima orang di Indonesia sangat berisiko terkena osteoporosis menurut data pusat penelitian dan pengembangan gizi 2005. Hal ini karena kurang latihan untuk menjaga kesehatan tulang. Dengan aktif bergerak itu sangat penting dalam menjaga kesehatan tulang. Ini agar ketika memasuki usia lanjut tulang kita dapat terhindar dari patah tulang.

Selain itu Dokter Ade juga menyarankan kita menjaga keseimbangan antara pola makan sehat dengan aktivitas fisik.

"Pencegahan dapat dilakukan melalui aktivitas tubuh, misalnya angkat beban, mendapat paparan sinar matahari cukup untuk vitamin D, serta mengonsumsi gizi seimbang dengan kalsium dosis tinggi," ujarnya.


Bagi anda yang jarang bergerak, sebaiknya untuk rutin melakukan olahraga agar kesehatan tulang terjaga ketika usia lanjut. Semoga bermanfaat.
Read More --►

Minggu, 06 Juli 2014

Pengertian Penyakit Osteoporosis Gejala, Penyebab dan Pencegahan

Pengertian Penyakit Osteoporosis Gejala, Penyebab dan Pencegahan
Pengertian Penyakit Osteoporosis Gejala, Penyebab dan Pencegahan. Osteoporosis merupakan penyakit yang menyerang tulang biasa juga disebut dengan tulang keropos. Penyakit ini mempunyai sifat-sifat khas berupa massa tulang yang rendah, disertai mikro arsitektur tulang dan penurunan kualitas jaringan tulang yang dapat akhirnya menimbulkan kerapuhan tulang.

Osteoporosis  hampir tidak memiliki gejala dan menyerang secara diam-diam atau biasa disebut silent desease sehingga penyakit ini dikatakan sebagai penyakit licik.

Baca Juga : 14 Tips Mencegah Osteoporosis

Jenis Osteoporosis

Osteoporosis terbagi atas beberapa jenis yaitu :

1. Osteoporosis primer
Osteoporosis jenis ini lebih sering menyerang wanita paska menopause dan juga pada pria usia lanjut dengan penyebab yang belum diketahui. Jenis osteoporosis ini adalah Osteoporosis postmenopausal dan Osteoporosis senilis.

2. Osteoporosis sekunder
Sedangkan osteoporosis sekunder disebabkan oleh penyakit yang berhubungan dengan :
  • Cushing's disease
  • Hyperthyroidism
  • Hyperparathyroidism
  • Hypogonadism
  • Kelainan hepar
  • Kegagalan ginjal kronis
  • Kurang gerak
  • Kebiasaan minum alkohol
  • Pemakai obat-obatan/corticosteroid
  • Kelebihan kafein
  • Merokok

3. Osteoporosis anak
Osteoporosis yang menyerang anak disebut juvenile idiopathic osteoporosis.

Penyebab

1. Penyebab Osteoporosis Postmenopausal
Osteoporosis postmenopausal terjadi karena kekurangan estrogen yaitu hormon utama pada wanita yang berfungsi membantu mengatur pengangkutan kalsium ke dalam tulang. Gejala penyakit ini biasanya timbul pada wanita yang berusia di antara 51-75 tahun, tetapi gejalanya bisa muncul lebih cepat ataupun lebih lambat. Wanita kulit putih dan berada di daerah timur lebih mudah menderita penyakit ini daripada wanita kulit hitam.

2. Penyebab Osteoporosis Senilis
Osteoporosis senilis terjadi karena kekurangan kalsium yang berhubungan dengan usia dan ketidakseimbangan di antara kecepatan hancurnya tulang dan pembentukan tulang yang baru. Senilis berarti bahwa keadaan ini hanya terjadi pada usia lanjut. Penyakit ini biasanya terjadi pada usia di atas 70 tahun dan 2 kali lebih sering menyerang wanita. osteoporosis senilis juga lebih sering menyerang wanita.

3. Penyebab Osteoporosis Sekunder
Osteoporosis Sekunder disebabkan oleh keadaan medis lainnya atau oleh obat-obatan. Penyebabnya antara lain adalah gagal ginjal kronis dan kelainan hormonal (terutama tiroid, paratiroid dan adrenal) dan obat-obatan (misalnya kortikosteroid, barbiturat, anti-kejang dan hormon tiroid yang berlebihan). Pemakaian alkohol yang berlebihan dan merokok bisa memperburuk keadaan ini. Kurang dari 5% penderita osteoporosis juga mengalami osteoporosis sekunder

4. Penyebab Osteoporosis Juvenil
Osteoporosis juvenil idiopatik terjadi pada anak-anak dan dewasa muda yang memiliki kadar dan fungsi hormone yang normal, kadar vitamin yang normal dan tidak memiliki penyebab yang jelas dari rapuhnya tulang. Jenis osteoporosis ini belum diketahui penyebab pastinya.

Gejala

Beberapa penderita penyakit ini tidak memiliki gejala-gejala khusus. Penyakit ini diketahui setelah melakukan pemeriksaan. Namun terdapat gejala-gejala umum osteoporosis yaitu :
  1. Kepadatan tulang berkurang secara perlahan (terutama pada penderita osteoporosis senilis), sehingga pada awalnya osteoporosis tidak menimbulkan gejala. Jika kepadatan tulang sangat berkurang sehingga tulang menjadi kolaps atau hancur, maka akan timbul nyeri tulang dan kelainan bentuk.
  2. Kolaps tulang belakang menyebabkan nyeri punggung menahun. Tulang belakang yang rapuh bisa mengalami kolaps secara spontan atau karena cedera ringan. Biasanya nyeri timbul secara tiba-tiba dan dirasakan di daerah tertentu dari punggung, yang akan bertambah nyeri jika penderita berdiri atau berjalan. Jika disentuh, daerah tersebut akan terasa sakit, tetapi biasanya rasa sakit ini akan menghilang secara bertahap setelah beberapa minggu atau beberapa bulan. Jika beberapa tulang belakang hancur, maka akan terbentuk kelengkungan yang abnormal dari tulang belakang (punuk Dowager), yang menyebabkan ketegangan otot dan sakit.
  3.  Tulang lainnya bisa patah, yang seringkali disebabkan oleh tekanan yang ringan atau karena jatuh. Salah satu patah tulang yang paling serius adalah patah tulang panggul. Yang juga sering terjadi adalah patah tulang lengan (radius) di daerah persambungannya dengan pergelangan tangan, yang disebut fraktur Colles. Selain itu, pada penderita osteoporosis, patah tulang cenderung menyembuh secara perlahan.
Pengobatan

Dalam pengobatan osteoporosis ditujukan dalam pengobatan untuk meningkatkan kepadatan tulang. Semua wanita, terutama yang menderita osteoporosis, harus mengonsumsi kalsium dan vitamin D dalam jumlah yang mencukupi.

Wanita paska menopause yang menderita osteoporosis juga bisa mendapatkan estrogen (biasanya bersama dengan progesteron) atau alendronat, yang bisa memperlambat atau menghentikan penyakitnya. Bifosfonat juga digunakan untuk mengobati osteoporosis.
Alendronat berfungsi:
mengurangi kecepatan penyerapan tulang pada wanita pasca menopause
meningkatakan massa tulang di tulang belakang dan tulang panggul
mengurangi angka kejadian patah tulang.
Supaya diserap dengan baik, alendronat harus diminum dengan segelas penuh air pada pagi hari dan dalam waktu 30 menit sesudahnya tidak boleh makan atau minum yang lain. Alendronat bisa mengiritasi lapisan saluran pencernaan bagian atas, sehingga setelah meminumnya tidak boleh berbaring, minimal selama 30 menit sesudahnya. Obat ini tidak boleh diberikan kepada orang yang memiliki kesulitan menelan atau penyakit kerongkongan dan lambung tertentu.

Kalsitonin dianjurkan untuk diberikan kepada orang yang menderita patah tulang belakang yang disertai nyeri. Obat ini bisa diberikan dalam bentuk suntikan atau semprot hidung.
Tambahan fluorida bisa meningkatkan kepadatan tulang. Tetapi tulang bisa mengalami kelainan dan menjadi rapuh, sehingga pemakaiannya tidak dianjurkan.
Pria yang menderita osteoporosis biasanya mendapatkan kalsium dan tambahan vitamin D, terutama jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tubuhnya tidak menyerap kalsium dalam jumlah yang mencukupi. Jika kadar testosteronnya rendah, bisa diberikan testosteron.
Patah tulang karena osteoporosis harus diobati. Patah tulang panggul biasanya di atasi dengan tindakan pembedahan. Patah tulang pergelangan biasanya digips atau diperbaiki dengan pembedahan. Pada kolaps tulang belakang disertai nyeri punggung yang hebat, diberikan obat pereda nyeri, dipasang supportive back brace dan dilakukan terapi fisik.

Pencegahan

Untuk mencegah terjadinya osteoporosis dapat melakukan hal-hal berikut :
  1. Mempertahankan atau meningkatkan kepadatan tulang dengan mengonsumsi kalsium yang cukup
  2. Melakukan olah raga dengan beban misalnya berjalan dan menaiki tangga akan meningkatkan kepadatan tulang. Berenang tidak meningkatkan kepadatan tulang.
  3. Mengkonsumsi obat untuk beberapa orang tertentu seperti estrogen membantu mempertahankan kepadatan tulang pada wanita dan sering diminum bersamaan dengan progesteron. Terapi sulih estrogen paling efektif dimulai dalam 4-6 tahun setelah menopause; tetapi jika baru dimulai lebih dari 6 tahun setelah menopause, masih bisa memperlambat kerapuhan tulang dan mengurangi risiko patah tulang. Raloksifen merupakan obat menyerupai estrogen yang baru, yang mungkin kurang efektif daripada estrogen dalam mencegah kerapuhan tulang, tetapi tidak memiliki efek terhadap payudara atau rahim. Untuk mencegah osteroporosis, bisfosfonat (contohnya alendronat), bisa digunakan sendiri atau bersamaan dengan terapi sulih hormon.

Sumber referensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/Osteoporosis
Read More --►
Energy Saving Mode
Gunakan Mouse untuk Keluar Mode Energy Saving