Mudjoko

Laki-laki, XX tahun

Kudus, Indonesia

SELAMAT DATANG DI BLOG PERJALANANKU, MY LIFE MY BLOG adalah blog yang menceritakan semua yang saya suka, Inspirasi, dan Motivasi.Selamat bergabung di blog saya, semoga bisa jadi motivasi dan inspirasi bagi anda yang membacanya Semoga Bermanfaat.

Visit My Blog :
=>tritunggaljayakudus.blogspot.com
=>tritunggaljaya-kudus.blogspot.com
=>tritunggal-jayakudus.blogspot.com
=>mudjoko.kds@gmail.com
::
Start
Mudjoko™ Kangmas Djoko
Shutdown

Navbar bawah

Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label pertolongan pertama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pertolongan pertama. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Desember 2014

7 Pertolongan Pertama Pada Korban Pingsan

7 Pertolongan Pertama Pada Korban Pingsan
ilustrasi P3K pingsan | photo: merdeka (thinkstock)
Pingsan dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti penyakit tertentu, benturan, kaget dan lain sebagainya. Pingsan adalah keadaan dimana seseorang tidak sadarkan diri. Hal ini disebabkan karena berkurangnya suplai darah ke otak. Sebelum pingsan, umumnya korban mengalami gejala kulit pucat, dingin dan berkeringat, mata berkunang-kunang serta pusing.


Seperti dilansir Detik Health apabila seseorang merasakan gejala-gejala akan mau pingsan, anda dapat menolongnya dengan cara merebahkan korban lalu angkat kaki setinggi 15 - 25 cm, atau dengan cara didudukkan dengan posisi kepala membungkuk menyentuh kedua lutut.

Apabila korban telah pingsan langkah yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:

1. Rebahkan korban, angkat kakinya setinggi 15 - 25 cm sebaiknya untuk mengalas bagian kepala agar tidak terluka.

2. Buka jalan pernapasan pada korban, jika perlu lakukan penapasan buatan atau berikan napas buatan.

3. Buka baju ataupun yang menghalangi pernapasan korban, khususnya di sekitar leher korban.

4. Bila korban pingsan mengalami muntah, sebaiknya miringkan atau balikkan kepalanya untuk mencegah tersedak.

5. Usap wajahnya dengan menggunakan air dingin secara perlahan dan jangan disiramkan ke muka korban.

6. Periksa bagian tubuh korban untuk melihat apakah ada bekas luka akibat benturan

7. sebaiknya tidak memberikan air minum walaupun korban sudah kembali sadar.


Itulah pertolongan pertama yang dapat dilakukan apabila ada seseorang yang pingsan. Jika korban belum sadar, sebaiknya bawa ke rumah sakit terdekat. 
Read More --►

Senin, 24 November 2014

Pertolongan Pertama Pada Orang Yang Keracunan

Pertolongan Pertama Pada Orang Yang Keracunan
Ilustrasi keracunan | photo : vemale.com
Pertolongan pertama pada orang yang keracunan. Banyak kasus orang yang terkena racun karena makanan. Apalagi ini sering terjadi pada anak anda ketika jajan sembarangan. Kebersihan makanan dan penggunana bahan kimia yang berbahaya merupakan factor utama keracunan pada makanan.


Selain faktor jajan sembarangan, bahan-bahan rumah tangga seperti deterjen dan cairan pembersih juga mengandung bahan kimia yang berbahaya. Apabila tertelan dapat menyebabkan keracunan. Korban keracunan harus segera ditangani oleh medis, namun untuk pertolongan pertama dapat dilakukan langkah-langkah berikut seperti yang dilansir Detik Healt :

1. Segera berikan korban air putih atau susu. Hal ini untuk mengurangi kadar racun yang masuk. Ada juga yang memberikan air kelapa sebagai penawar racun. Jangan memberikan jus buah atau asam cuka.

2. Rangsang korban untuk muntah agar racun yang tertelan dapat berkurang.

3. Ketika korban akan munta usahakan posisi wajah menghadap ke bawah dengan kepala menunduk lebih rendah dari badannya agar tak tersedak.

4. Bawa segera ke sakit terdekat untuk mendapatkan penangan.

Yang perlu diketahui dan dihindari

1. Jika korban pingsan, jangan memberi minuman atau berusaha memuntahkan isi perut korban.

2. Jangan berusaha memuntahkannya jika tidak tahu racun apa yang ditelan.

3. Jangan berusaha memuntahkan korban bila menelan bahan-bahan seperti pembersih toilet, cairan antikarat, cairan pemutih, sabun cuci, bensin, minyak tanah, tiner serta cairan pemantik api.

Mengapa bahan-bahan tersebut tidak boleh dimuntahkan? Karena zat asam akan menyebabkan kerusakan lebih parah pada lambung atau esofagusnya jika dimuntahkan. Sedangkan produk BBM yang dimuntahkan dapat masuk ke paru-paru dan menyebabkan pneumonia.

Jika telah melakukan pertolongan pertama, segera hubungi dokter atau bawa ke rumah sakit terdekat. Dan berikian informasi mengenai usia, jenis racun yang tertelan, berapa banyak racun yang tertelan, kapan peristiwanya terjadi, korban mengalami muntah atau tidak dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membawa korban ke rumah sakit.

Sumber referensi :

http://health.detik.com/read/2012/08/23/091411/1996675/1407/pertolongan-pertama-pada-korban-keracunan diakses tanggal 24 november 2014
Read More --►

Rabu, 19 November 2014

Pertolongan Pertama Pada Saat di Sengat Serangga

Pertolongan Pertama Pada Saat di Sengat Serangga
lebah | photo : ternaklebah.blogspot.com
Anda yang tinggal di bagian perkotaan mungkin akan sangat jarang terkena sengatan lebah. Tersengat lebah akan menyebabkan kulit memerah dan menjadi bengkak. Tapi jika anda tersengat lebah anda tidak perlu khawatir karna ada langkah-langkah yang dapat kita lakukan apabila tersengat lebah. Tetapi anda perlu tahu juga bahwa kini sengatan lebah juga menjadi pengobatan loh.

Seperti dilansi Detikhealth Serangga yang memiliki sengatan berbahaya adalah lebah madu, kutu kerbau, tawon dan semut api yang dapat mengakibatkan rasa nyeri, bengkak dan memerah, gatal, dan tempat sengatan atau gigitan serangga terasa panas. Menurut Stanley M. Zildo seperti dikutip dari bukunya yang berjudul 'First Aid berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan bila tersengat seranggga :

1. Saat lebah menyengat, biasanya masih tertancap sengatannya. Cabut sengat yang masih tertancap secara hati-hati dan jangan sampai terpencet karena dapat menyebabkan racun bertambah masuk.

2. Bersihkan bagian yang tersengat dengan sabun dan air.

3. Segera kompres dengan air dingin atau es. Hal ini untuk mengurangi penyerapan dan penyebaran racun.

4. Oleskan krim atau lotion seperti kalamin, pasta baking soda ditambah sedikit air untuk mengurangi rasa tak nyaman.

Itulah pertolongan pertama yang dapat dilakukan apabila tersengat serangga. Semoga bermanfaat.
Read More --►

Senin, 17 November 2014

Pertolongan Pertama Kepada Penderita Serangan Jantung

Pertolongan Pertama Kepada Penderita Serangan Jantung
Ilustrasi serangan jantung | photo : seranganjantung.org
Pertolongan pertama pada serangan jantung. Anda adalah penderita sakit jantung atau ada orang disekitar anda yang terkena penyakit ini?. Sebaiknya anda mengetahui langkah-langkah pertolongan pertama ketika terserang penyakit yang mematikan ini. Pertolongan pertama sangat begitu berharga, karena dengan ini anda dapat menyelamatkan nyawa orang lain.

Seperti dikutip dari DetikHealth Berikut dibawah ini adalah langkah-langah yang dapat dilakukan ketika terkena serangan jantung :

1. Apabila serangan jantung menyerang, segera duduk atau berbaring. Jangan melakukan banyak gerakan dan berhentilah melakukan aktifitas dan cobalah untuk rileks.

Baca Juga : Pengertian penyakit jantung, gejala dan penyebabnya

2. Jika anda sendirian segera hubungi nomor darurat untuk meminta pertolongan atau minta orang yang terdekat di sekitar anda untuk menghubungi ambulans untuk segera ke rumah sakit. Jangan membuang waktu untuk menghubungi dokter pribadi, teman atau anggota keluarga lainnya.

3. Segera minum obat yang diberikan oleh dokter. Biasanya dokter akan memberikan tablet nitroglycerin. Obat tersebut bisa dikonsumsi setiap 5 menit sekali satu tablet sampai rasa sakitnya hilang. Jangan mengkonsumsi tablet nitroglyserin jika tidak diberikan dan atas anjuran dokter.

4. Anda juga dapat mengunyah aspirin, asalkan anda tidak mengalami alergi. Aspirin berfungsi menghambat penggumpalan darah dan membantu darah tetap mengalir dengan baik ke arteri. Menurut penelitian mengunyah aspirin selama serangan jantung bisa menurunkan risiko kematian hingga 25 persen. Walau hanya 25% tetapi itu sangat berharga bagi hidup anda.

5. Sebaiknya anda harus mengetahui tanda-tanda atau gejala serangan jantung dan selalu menyiapkan obat-obatan yang diberikan dokter.

Itulah pertolongan pertama ketika terserang penyakit jantung. Dengan melakukan pertolongan yang cepat bisa mencegah kerusakan serius pada jantung dan memungkinkan pasien untuk bertahan hidup. Semoga bermanfaat. 
Read More --►

5 Pertolongan Pertama Ketika Bayi Pingsan

5 Pertolongan Pertama Ketika Bayi Pingsan
Ilustrasi bayi pingsan (poskesarea2bd.blogspot.com)
Melihat bayi pingsan adalah yang pasti membuat orang tua panik. Namun sebagai orang tua cobalah untuk tidak panik dan lakukan pertolongan pertama pada bayi pingsan. Karena bayi masih memiliki tulang yang sangat rentan sebaiknya ikuti trik trik khusus dibawah ini.


Seperti dilansir detikhealth berikut trik trik khusus untuk membantu bayi yang pingsan untuk membantu pernapasannya kembali (sadar) tanpa mencederainya.

Langkah-langkah yang dapat dilakukan :

1. Cek keamanan dan kesehatan
Jika bayi pingsan, cari tempat aman, kemudian letakkan bayi di tempat yang datar dan jangan di kasur.

2. Cek respons bayi
Cek kesadaran bayi dengan mengelitik atau mengusap telapak tangan dan kakinya. Jika bayi masih sadar, maka ia akan memberikan respons dengan menggerakkan tangan dan kakinya.

3. Buka jalur pernapasan
Bantu buka jalur pernapasan bayi dengan cara menarik sedikit dahi bayi ke belakang tanpa perlu menarik dagunya.

4. Berikan napas buatan
Memberikan napas buatan pada bayi cukup dua kali tiupan saja. Pada saat memberikan napas bantuan tidak perlu menutup hidung si bayi, cukup menutup mulut dan hidung bayi sekaligus dengan mulutnya, karena jarak antara mulut dan hidung pada saat bayi masih dekat.

5. Berikan tekanan
Dalam memberikan tekanan cukup menggunakan dua jari saja. Letakkan jari dengan posisi satu jari di bawah garis puting. Tekanan yang diberikan cukup satu pertiga dari kedalaman dada dan dilakukan sebanyak 30 kali.

Sebaiknya lakukan 2 kali napas buatan dan 30 kali tekanan (2:30) secara berulang sebanyak 5 set atau selama 2 menit. Setelah itu periksa kembali apakah bayi sudah bisa bernapas atau belum.

Jika bayi sudah bernapas normal, letakkan bayi pada recovery position, yaitu dengan cara menggendong bayi dengan posisi mendatar lurus atau dimiringkan pada tempat yang datar.


Jika langkah diatas telah berhasil dilakukan, sebaiknya bawa bayi anda ke dokter untuk pertolongan lebih lanjut. Semoga bermanfaat.
Read More --►

Pertolongan Pertama Pada Penderita Diare (Mencret)

Ilustrasi diare | photo : psychologimania
Diare atau biasa juga disebut dengan tinja merupakan gangguan pencernaan di mana tinja berubah menjadi lembek atau cair. Sehingga BAB terjadi setidaknya 3 kali dalam 24 jam. Penyakit ini merupakan penyebab kematian paling umum balita dan juga membunuh 2,6 juta orang tiap tahunnya.

Banyak faktor penyebab diare, dan faktor umumnya adalah pada makanan yang dikonsumsi, salah minum obat, stress alcohol dan lain sebagainya.

Menurut Stanley M. Zildo seperti dikutip dari bukunya yang berjudul 'First Aid yang dilansir detikhealth berikut cara benar untuk melakukan pertolongan pertama pada penderita diare :

1. Perbanyak minum air dan minum oralit. Usahakan memberikan banyak air minum pada penderita diare. Hal ini untuk mengganti cairan dan zat kimia tubuh yang hilang. Sebaiknya minum air setiap 2 jam sekali sebanyak kurang lebih 2 ons atau 60 mL.

2. Bila diare belum membaik dan berlangsung lama, misalnya 1 -2 hari dan jumlah dan frekuensi kencing berkurang, segera ke rumah sakit karena ada kemungkinan penderita terkena dehidrasi.

3. Hindari makanan keras atau padat.

Itulah pertolongan pertama yang dapat kita lakukan apabila ada seseorang yang tiba-tiba mengalami diare. Semoga bermanfaat.
Read More --►

Minggu, 16 November 2014

Pertolongan Pertama Pada Patah Tulang

Pertolongan Pertama Pada Patah Tulang
patah tulang | photo : obatpatahtulang
Pertolongan pertama pada patah tulang. Patah tulang merupakan kejadian yang biasanya terjadi karena ada benturan yang keras dengan tulang. Seperti yang terjadi pada saat tabrakan bahkan olahraga pun dapat menyebabkan patah tulang, seperti yang terjadi pada olahraga bola.


Pertolongan pertama

Pada saat terjadi patah tulang, jangan memindahkan korban kecuali ada tenaga medis yang berpengalaman, khususnya apabila bagian yang terluka adalah kepala, leher atau tulang belakang. Jika harus dipindahkan, pastikan bagian yang terluka tidak bergeser atau bergerak karena proses pemindahan. Contohnya, ikat bagian kaki yang terluka dengan kaki yang tidak terluka, baru kemudian dipindahkan.

Sebelum melakukan pertolongan pertama sebaiknya kita mengetahui gejala patah tulang tersebut.


Apabila menemui gejala yang telah dibahas dalam artikel sebelumnya, pertolongan pertama yang dapat kita lakukan adalah :
  1. Buka jalan napas, berikan napas buatan jika diperlukan
  2. Hentikan perdarahan apabila terjadi patah tulang terbuka. Gunting pakaian korban sebelum melakukan pertolongan.
  3. Bila korban tak sadarkan diri, anggap ia mengalami luka di bagian kepala, leher atau tulang belakang.
  4. Jangan mencoba untuk mengembalikan tulang yang terlihat keluar.
  5. Jangan membersihkan luka atau menyisipkan sesuatu pada tulang yang luka meskipun tujuannya untuk menolong.
  6. Tutup luka secara perlahan dengan kain steril atau perban untuk menghentikan perdarahan.
  7. Tutup luka secara keseluruhan, termasuk tulang yang menonjol keluar.
  8. Hubungi paramedis atau ambulans, jangan mengangkat korban yang terluka di bagian kepala, leher atau tulang belakang tanpa memakai tandu. Jaga kepala tetap lurus dengan badan.
  9. Bila pertolongan medis belum datang sementara korban harus dibawa ke rumah sakit, gunakan splint di atas dan di bawah luka sebelum korban dipindah.
  10. Jangan memberi minuman atau makanan pada korban.

Sumber bacaan :

http://health.detik.com/read/2012/10/12/173757/2061424/1407/pertolongan-pertama-pada-patah-tulang diakses tanggal 16 november 2014
Read More --►

Rabu, 12 November 2014

6 Pertolongan Pertama Pada Mimisan (Hidung Berdarah)

6 Pertolongan Pertama Pada Mimisan (Hidung Berdarah)
Ilustrasi mimisan | photo : dokita
Mimisan adalah terjadi pendarahan pada hidung. Ini bias disebabkan oleh beberapa factor seperti terkena pukulan, iritasi pada membrane murkosa atau karena infeksi. Ada beberapa orang yang sering mengalami mimisan dan ini terjadi berulang-ulang.

Dilansir detik healt menurut Stanley M. Zildo seperti dikutip dari bukunya yang berjudul 'First Aid, Cara Benar Pertolongan Pertama dan Penanganan Darurat', Kebanyakan perdarahan hidung yang terjadi pada anak-anak tidak berbahaya. Namun apabila itu terjadi pada orang dewasa, ini merupakan hal yang serius dan perlu membutuhkan penanganan medis.

Berikut dibawah ini adalah pertolongan pertama ketika mimisan atau hidung berdarah
  1. Duduk dengan posisi badan condong ke depan.
  2. Usahakan mulut tetap terbuka agar darah tidak menutup jalan pernapasan anda.
  3. Pencet hidung selama 15 menit dengan menekan di bawah tulang hidung pada bagian ujungnya, kemudian lepaskan secara perlahan. 
  4. Jangan melesitkan ingus. Apabila masih terjadi perdarahan, pencet hidung lagi selama 5 menit dan jangan menelan darah yang keluar.
  5. Gunakan kain basah atau es yang dibungkus dengan kain, lalu tempelkan pada hidung dan muka. Hal ini untuk mempersempit pembuluh darah sehingga dapat mengurangi pendarahan.
  6. Bila perdarahan tak kunjung berhenti, mungkin terjadi indikasi patah tulang hidung, untuk itu segera bawa ke rumah sakit.
Itulah 6 langkah pertama yang dapat kita lakukan apabila terkana mimisan


Read More --►

Selasa, 11 November 2014

5 Pertolongan Pertama Ketika Anak Batuk di Malam Hari

5 Pertolongan Pertama Ketika Anak Batuk di Malam Hari
ilustrasi batuk anak | photo : google image
Batuk merupakan penyakit yang diakibatkan oleh virus. Menyerang saluran napas atas dan kotak suara, sehingga mengakibatkan leher terasa gatal. Biasanya batuk menyerang saat anak anda sedang terkena pilek dan ini banyak terjadi ketika terjadi perubahan cuaca.


Anda mungkin tidak perlu panik ketika mendapati anak anda batuk di malam hari. Yang perlu anda lakukan adalah melakukan pertolongan pertama kepada anak anda.

Seperti dilansir oleh detik health berikut pertolongan pertama kepada anak yang batuk dimalam hari:
  1. Lepaskan celana atau popok yang dipakai.
  2. Sediakan air hangat di kamar mandi dan dudukan diatas air hangat yang beruap selama lima belas menit. Fungsinya adalah uap akan melemaskan saluran udara dan pita suara. Sehingga akan meringankan batuk anak.
  3. Setelah itu kenakan pakaian dan bungkuslah tubuh anak anda dengan selimut.
  4. Bawalah ke luar rumah agar terpapar udara malam yang dingin. Dan bila musim panas, gunakan hawa freezer atau pendingin udara selama setidaknya lima menit. Hal ini karena udara dingin dapat mengurangi bengkak.
  5. Sebaiknya untuk anak yang berusia 12 bulan ke bawah, jangan gunakan ibuprofen kecuali seijin dokter.


Itulah pertolongan pertama yang dapat anda lakukan ketika anak anda batuk dimalam hari.
Read More --►
Energy Saving Mode
Gunakan Mouse untuk Keluar Mode Energy Saving