Mudjoko

Laki-laki, XX tahun

Kudus, Indonesia

SELAMAT DATANG DI BLOG PERJALANANKU, MY LIFE MY BLOG adalah blog yang menceritakan semua yang saya suka, Inspirasi, dan Motivasi.Selamat bergabung di blog saya, semoga bisa jadi motivasi dan inspirasi bagi anda yang membacanya Semoga Bermanfaat.

Visit My Blog :
=>tritunggaljayakudus.blogspot.com
=>tritunggaljaya-kudus.blogspot.com
=>tritunggal-jayakudus.blogspot.com
=>mudjoko.kds@gmail.com
::
Start
Mudjoko™ Kangmas Djoko
Shutdown

Navbar bawah

Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label jamur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jamur. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 November 2014

Manfaat Jamur Shitake Mencegah Kanker Serviks

Manfaat Jamur Shitake Mencegah Kanker Serviks
jamur shitake | photo:nihonsushiclub
Khasiat jamur shitake untuk mencegah risiko kanker serviks. Anda sudah pasti mengenal tumbuhan jamur. Dari beribu-ribu jenis jamur ada yang dapat dikonsumsi dan adapula yang tidak dapat dikonsumsi. Salah satu jamur yang dapat dikonsumsi adalah Shitake jamur yang berasal dari jepang, jamur ini berwarna cokelat dan biasa tumbuh di batang pohon.


Tahukah anda bahwa Jamur jenis ini sudah banyak dijadikan sebagai obat-obatan herbal di negeri Tiongkok.

Seperti dilansir Vivalife, penelitian terbaru mengemukakan bahwa jamur ini memiliki manfaat lain yang dapat membunuh Human Papiloma Virus (HPV). Virus yang dapat mengakibatkan kanker serviks. Yang mana hasil survei menunjukkan bahwa Lebih dari tiga perempat wanita di dunia menderita kanker serviks.

Hasil penelitian yang oleh peneliti asal Amerika menemukan adanya kandungan ekstra heksosa aktif (AHCC) dalam jamur shitake. AHCC tersebut berkhasiat mencegah kanker serviks. Kemudian penelitian di uji cobakan kepada tikus dan hasilnya AHCC dapat memberantas virus HPV selama 90 hari. Yang dapat disimpulkan bahwa dapat mematikan pertumbuhan tumor serviks.

Jika kandungan AHCC yang terdapat pada jamur shitake ini dapat diterapkan dalam makanan atau suplemen, para peneliti optimistis akan dapat menggantikan vaksin HPV yang terbilang cukup mahal.
“Penelitian yang dilakukan sejak 2008, menunjukkan bahwa AHCC memiliki potensi untuk mengobati infeksi HPV dan menjadi immunotheraphy,” ujar Dr Judith Smith, dari University of Texas, dilansir Daily Mail.


Kandungan AHCC selama ini telah banyak digunakan di Jepang sebagai obat herbal natural cell killer, sel dendritik, dan sitokin yang memungkinkan tubuh untuk merespon infeksi dan memblokir proliferansi tumor.
Read More --►

Sabtu, 27 September 2014

6 Makanan Yang Dapat Mencegah Stress

6 Makanan Yang Dapat Mencegah Stress
6 jenis makanan yang dapat mencegah stress. Setiap orang pasti pernah mengalami rasa stress. Stress yang terlalu lama juga dapat memicu beberapa penyakit. Cara mudah menghilangkan stress adalah dengan cara berekreasi, olah raga dan dengan makan makanan pencegah stress.


Dibawah ini terdapat 6 jenis makan yang dipercaya dapat membantu mengurangi stres. Seperti yang dilansir viva life berikut jenis makanan tersebut:

1. Dark chocolate
Cokelat terkenal dengan salah satu cemilan paling enak. Selain itu cokelat juga dapat menghilangkan stress. Jenis Dark chocolate dapat membantu meringankan ketegangan emosional dan membuat suasana hati Anda lebih bahagia.

2. Kacang almond
Selain baik untuk ibu hamil, kacang almond juga baik untuk meringankan stress. Memiliki kandungan nutrisi yang tinggi seperti vitamin B dan E yang dapat membantu dalam menguatkan sistem kekebalan tubuh selama masa stres. Untuk itu konsumsi sekitar 5-7 kacang almond untuk melihat manfaatnya.

3. Ubi jalar
Ubi jalar memiliki nutrisi yang juga bisa meningkatkan kekebalan tubuh sehingga bisa membantu Anda untuk melawan stres. Konsumsi ubi jalar hangat dapat memberi Anda perasaan lebih tenang.

4. Alpukat
Alpukat merupakan buah sumber lemak yang dapat menghilangkan stress. Selain lemak alpukat, lemak lain yang bisa mengurangi stres adalah minyak zaitun dan minyak ikan.

5. Madu 
Madu murni dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan juga membuat tidur malam lebih lelap sehingga anda dapat terhindar dari insomnia yang disebabkan oleh stress. Konsumsilah satu sendok madu murni per hari untuk merasakan khasiatnya.

6. Sayuran hijau
Sayuran seperti asparagus, bayam, dan kangkung mengandung vitamin dan mineral yang tinggi, seperti asam folat dan magnesium. Konsumsi semangkuk sayur-sayuran ini setiap hari dapat membuat mood dan emosional Anda lebih stabil.


Itulah 6 jenis makanan yang dapat anda konsumsi untuk melawan stress. Semoga bermanfaat.
Read More --►

Selasa, 05 Agustus 2014

Pengertian Paru-paru Basah (Radang paru-paru), Gejala Penyebab dan Pencegahan

paru paru basah atau radang paru paru
Pengertian penyakit Paru-paru Basah atau Radang paru-paru, Gejala Penyebab dan Pencegahan. Sebutan paru-paru basah lebih dikenal di masyarakat. Namun sebenarnya penyakit ini dalam istilah medisnya adalah radang paru-paru atau pneumonia. Pneumonia adalah kondisi inflamasi pada paru utamanya memengaruhi kantung-kantung udara mikroskopik yang dikenal sebagai alveolus.  Kondisi ini biasanya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri dan lebih jarang mikroorganisme lainnya, obat-obatan tertentu, dan kondisi lain seperti penyakit autoimun.



Beberapa kasus paru paru basah terjadi oleh karena menghirup tetesan kecil yang mengandung organisme yang dapat menyebabkan pneumonia. Tetesan ini masuk ke udara ketika seseorang terinfeksi dengan kuman melalui batuk atau bersin. Dalam kasus lain, disebabkan ketika bakteri atau virus yang biasanya hadir di mulut, tenggorokan, atau hidung tanpa sengaja memasuki paru. Biasanya, respon refleks tubuh dan sistem kekebalan tubuh mereka akan mencegah organisme disedot dari organisme penyebab paru-paru basah
Setelah organisme memasuki paru paru, mereka biasanya menetap di kantung udara dan bagian-bagian dari paru-paru di mana mereka berkembang pesat jumlahnya. Pada daerah ini paru paru kemudian menjadi terisi dengan cairan dan nanah (sel-sel inflamasi tubuh) karena tubuh berusaha untuk melawan infeksi.

Pneumonia mengisi alveoli paru-paru dengan cairan, menghalangi oksigenasi. Alveolus di sisi kiri dalam kondisi normal, sedangkan yang di sisi kanan penuh terisi cairan akibat pneumonia.
Pneumonia sering berawal sebagai infeksi saluran pernapasan atas yang kemudian berpindah ke saluran pernapasan bawah.

Faktor risiko dan kondisi yang memengaruhi pneumonia mencakup: merokok, imunodefisiensi, alkoholisme, penyakit obstruktif paru kronis, penyakit ginjal kronis, dan penyakit hati. Penggunaan obat-obatan yang bersifat menekan asam seperti penghambat pompa proton atau penyekat H2- dikaitkan dengan peningkatan risiko pneumonia. Usia lanjut juga berpengaruh pada pneumonia.

Gejala

Gejala paru paru basah meliputi :

  1. Batuk, biasa disertai dengan dahak
  2. Nyeri dada
  3. Demam
  4. Kesulitan bernapas
  5. Telapak tangan dan kaki terasa dingin dan sering basah
  6. Dada terasa sakit saat batuk

Untuk mengetahui sesorang terkena radang paru-paru dapat menggunakan alat diagnostik mencakup rontgen dan pengambilan kultur dari sputum.

Beberapa vaksin untuk mencegah jenis pneumonia tertentu kini sudah tersedia. Pengobatan yang dilakukan bergantung pada penyebab dasarnya. Dugaan pneumonia bakterial diobati dengan antibiotik. Jika pneumonianya parah, penderita biasanya dirujuk ke rumah sakit.

Pasien pneumonia yang menular biasanya menderita batuk produktif, demam yang disertai menggigil bergetar, sulit bernapas, nyeri dada yang tajam atau menghunjam selama menarik napas dalam-dalam, dan peningkatan laju respirasi. Pada manula, adanya kebingungan menjadi tanda yang paling utama. Tanda-tanda dan gejala khusus pada anak-anak balita yaitu demam, batuk, dan napas yang cepat atau sulit.

Penyebab

Penyebab utama pneumonia adalah bakteri dan virus. Penyebab yang disebabkan oleh fungi dan parasit sangat jarang dijumpai.  Berikut penyebab radang paru-paru :

Bakteri
Bakteri adalah penyebab paling umum dari pneumonia dapatan masyarakat (CAP), dengan Streptococcus pneumoniae berhasil diisolasi dalam hampir 50% kasus yang ada. Bakteri lain yang umum diisolasi mencakup termasuk: Haemophilus influenzae dalam 20% kasus, Chlamydophila pneumoniae dalam 13% kasus, dan Mycoplasma pneumoniae dalam 3% kasus Staphylococcus aureus; Moraxella catarrhalis; Legionella pneumophila dan Basilus gram-negatif.

Virus
Sekitar sepertiga kasus pneumonia pada orang dewasa disebabkan oleh virus dan sekitar 15% kasusnya terjadi pada anak-anak.

Fungi
Pneumonia yang disebabkan oleh jamur jarang dijumpai, namun lebih sering muncul pada individu yang menderita sistem kekebalan lemah akibat AIDS, obat penekan kekebalan, atau masalah medis lainnya.

Parasit
Beragam parasit dapat memengaruhi paru-paru, termasuk: Toxoplasma gondii, Strongyloides stercoralis,Ascaris lumbricoides, dan Plasmodium malariae. Berbagai organisme ini biasanya memasuki tubuh melalui kontak langsung dengan kulit, pencernaan, atau melalui vektor serangga.

Idiopatik
Pneumonia interstisial idiopatik atau pneumonia yang tidak menular merupakan kelas penyakit paru difus.

Pencegahan

Berhenti merokok dan menurunkan polusi udara di dalam ruangan, seperti yang berasal dari memasak di dalam ruangan dengan menggunakan kayu atau kotoran sapi. Merokok tampaknya menjadi faktor risiko terbesar untuk pneumonia pneumokokal pada orang dewasa yang seharusnya sehat. Kebersihan tangan dan menutupi batuk dengan lengan tangan bisa juga menjadi sarana pencegahan yang efektif. Pemakaian masker operasi oleh mereka yang sakit juga bisa mencegah penyakit.

Mengobati penyakit dasarnya (seperti HIV/AIDS, diabetes melitus, dan malnutrisi) dengan tepat bisa menurunkan risiko pneumonia. Pada anak-anak usia di bawah 6 bulan pemberian susu ibu ekslusif menurunkan baik risiko maupun keparahan penyakit. Di kalangan mereka yang menderita HIV/AIDS serta hitungan CD4 kurang dari 200 sel/uL, antibiotik trimetoprim/sulfametoksazol menurunkan risiko Pneumonia pneumosistis dan bisa juga berguna untuk pencegahan bagi mereka yang memiliki gangguan kekebalan tubuh tapi tidak mempunyai HIV.

Menguji wanita hamil untuk Streptokokus Grup B dan Klamidia trakomatis, dan memberikan pengobatan antibiotik, bila diperlukan, menurunkan risiko tingkat pneumonia pada bayi sarana pencegahan transmisi dari ibu ke anak bisa juga efisien. Di kalangan lansia yang ringkih, perawatan kesehatan mulut yang baik bisa menurunkan risiko pneumonia aspirasi.

Berolahraga juga merupakan salah satu pencegahan pneumonia. Keluarnya keringat akan mengurangi radang paru paru.

Sumber referensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/Radang_paru-paru diakses pada tanggal 5 agustus 2014
http://www.kesehatan123.com/1922/mengenal-penyakit-paru-paru-basah/ diakses pada tanggal 5 agustus 2014
http://paru-paru.com/gejala-paru-paru-basah/ diakses pada tanggal 5 agustus 2014
Read More --►

Kamis, 23 Januari 2014

Penyakit Kadas Kurap - Jenis, Gejala dan Penyebabnya

Penyakit Kadas Kurap jenis, gejalan dan pencegahan
Kadas dan kurap adalah penyakit kulit yang sejenis, namun lebih dikenal dengan istilah 'kurap' saja. Kurap adalah salah satu jenis penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur dermatofit di mana jamur tersebut hidup dari jaringan mati di beberapa bagian tubuh dan berkembang di daerah yang hangat dan lembab pada kulit.

Kurap biasanya ditandai dengan bentuk luka melingkar pada kulit atau lebih menyerupai bentuk cincin. Karena bentuknya yang menyerupai cincin maka  Kurap disebut juga dengan istilah ringworm. Namun, tidak ada cacing pada penyakit ini. Tanda-tanda Kurap yaitu berwarna merah, bersisik, gatal, terkadang melepuh, mengeluarkan cairan, dan lama-kelamaan luka tersebut dapat meluas.

Baca Juga : Awas Kurap Pada Hewan Dapat Menular Ke Manusia

Tidak hanya menyerang bagian badan saja (tinea corporis), melainkan dapat menyerang bagian tubuh lainnya. Berikut beberapa macam jenis penyakit kurap :

1. Kurap di Kulit kepala (Tinea Capitis)
Kurap Jenis ini dapat mempengaruhi siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Kulit kepala yang terkena kurap biasanya tidak ditumbuhi bulu dan berbentuk bulat, seperti ada tambalan pada kepala.

2. Kurap di Kaki (Tinea Pedis)
Kurap pada kaki biasanya terletak antara jari kaki keempat dan kelima terasa gatal dan seperti terbakar dengan bentuk yang memerah.

3. Kurap di Selangkangan (Tinea Cruris)
Jenis kurap ini yang paling banyak dialami oleh pria, karena pria lebih banyak mengeluarkan keringat dan kulit selangkangan sering mengalami gesekan saat menggunakan pakaian ketat. Akibatnya, kulit selangkangan menjadi berwarna cokelat kemerahan dan dapat meluas ke lipatan pangkal paha ke bawah atau bahkan ke kedua paha.

Baca Juga : Obat Alami Mengobati Kadas Kurap dan Panu

4. Kurap di Janggut (Tinea Barbae)
Jenis kurap ini muncul pada bagian janggut yang biasanya ditumbuhi oleh rambut yang disebut jenggot. Apabila terkena kurap janggut, rambut-rambut yang tumbuh akan rontok dan kulit mengalami pembengkakan dan pengerasan.

5. Kurap di Wajah (Tinea Faciei)
Kurap yang timbul pada wajah hanya membentuk luka merah, bersisik, dan garis luar dari luka tidak beraturan. Kurap ini tidak berbentuk cincin.

6. Kurap di Tangan (Tinea Manus)
Kurap di tangan disebabkan oleh Jamur yang menginfeksi bagian telapak tangan dan ruang-ruang antara jari-jari Anda. Akibatnya, kulit mengalami penebalan (hiperkeratosis). Ini merupakan pendamping umum dari kurap kaki (tinea pedis). Bila Anda mengalami kurap pada tangan dan kaki, hal ini disebut dengan istilah tinea manuum.

7. Kurap di Kuku (Tinea Unguium)
Penggunaan kuku palsu dapat menyebabkan terjadinya kurap di kuku. Sebab, kuku palsu dapat menjadi perantara jamur untuk menimbulkan kurap pada kuku. Ini disebabkan karena air dapat terkumpul di bawah kuku palsu tersebut sehingga menciptakan area yang lembab dan memungkinkan jamur untuk tumbuh. Hal ini akan menyebabkan kuku Anda mengalami penebalan, buram, menguning, dan rapuh.

Faktor – Faktor Penyebab Penyakit Kurap
1. Kulit mengeluarkan banyak keringat
2. Sering menggunakan pakaian ketat
3. Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah
4. Sering berbagi barang (pakaian, selimut, handuk, dll) dengan orang yang telah terinfeksi jamur
5. Tinggal di tempat yang lembab
6. Melakukan aktivitas yang melibatkan kontak langsung dengan orang yang telah terinfeksi virus



Gejala dan Tanda-tanda Penyakit Kurap
Ada luka merah pada kulit yang bentuknya melingkar menyerupai cincin. Lingkaran merah tersebut merupakan kulit yang meradang, sedangkan kulit bagian tengah tampak sehat seperti biasanya Kulit bersisik dan terasa gatal

Penyebab Penyakit Kurap
Penyakit kurap dapat menyebar melalui beberapa cara yaitu :

1. Manusia ke manusia
Kurap dapat menyebar dengan melakukan kontak langsung dengan orang yang terinfeksi jamur dermatofit, misalnya ketika Anda melakukan kontak kulit ke kulit dengan orang yang terinfeksi.

2. Hewan ke manusia
Kurap merupakan salah satu jenis penyakit zoonosis, yakni penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia. Salah satu hewan yang sering mengalami kurap adalah kucing. Sehingga kontak langsung dengan kucing yang terkena kurap dapat menular juga ke manusia.

3.Objek ke manusia
Kurap dapat menular melalui perantara benda-benda. Seperti handuk, baju dan lain-lain.

4. Tanah ke manusia
Tanah dapat menjadi perantara penyebaran virus penyebab kurap. Namun penyebaran melalui tanah ini sangat jarang terjadi

Pengobatan Penyakit Kurap
Ada dua tingkatan kurap, yaitu kurap ringan dan berat. Bila kurap masih tergolong ringan, Anda cukup mengoleskan obat topikal (lotion, krim, atau salep) antijamur, seperti klotrimazol (Lotrimin AF), miconazole (Micatin, Micaderm), terbinafine (Lamisil AT), dan tolnaftate (Tinactin). Namun, bila kurap Anda sudah parah, biasanya obat antijamur tersebut tidak dapat menyembuhkan luka. Sehingga, dokter akan memberikan obat topikal lain, seperti butenafine (Mentax), ciclopirox (Loprox), ekonazol, klotrimazol (Mycelex), dan terbinafine (Lamisil). Selain itu, dokter mungkin akan memberikan obat oral (pil), seperti griseofulvin (Grifulvin V), itrakonazol (Sporanox), flukonazol (Diflucan), dan terbinafine (Lamisil) untuk mempercepat penyembuhan.

Ketika Anda akan menggunakan obat oral, Anda harus mencuci luka terlebih dahulu kemudian dikeringkan. Setelah itu, barulah Anda mengoleskan krim tersebut sekali atau dua kali sehari selama kurang lebih dua minggu. Anda dapat menerapkan krim tersebut satu inci melampaui tepian luka supaya pengobatan dapat memberikan efek yang lebih baik. Sedangkan, untuk obat oral, Anda mungkin akan mengalami beberapa jenis efek samping, seperti mengalami gangguan pencernaan, ruam, fungsi hati abnormal, efektivitas warfarin berubah, dan kemampuan pembekuan darah berkurang.
Itulah Pengertian dari penyakit kadas kurap, penyebab dan pencegahannya

Sumber referensi :
http://health.liputan6.com/read/648327/kadas-dan-kurap-luka-kulit-yang-menyerupai-cincin
Read More --►

Sabtu, 19 Oktober 2013

Penyebab Gejala dan Pencegahan Penyakit Kulit Panu

penyakit kulit panu
Penyakit Panau atau Panu (Tinea versicolor) adalah jenis penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur Candida albicans. Penyakit panu ditandai dengan adanya bercak-bercak yang terdapat pada kulit dan terasa gatal pada saat berkeringat. Bercak-bercak ini bisa berwarna putih, coklat atau merah tergantung kepada warna kulit penderita.


Penyakit kulit ini biasanya banyak dijumpai pada remaja usia belasan. Meskipun begitu panu juga bisa ditemukan pada penderita berumur yang lebih tua atau lebih muda. Penyakit ini biasanya menyerang kulit di daerah yang menghasilkan banyak keringat seperti pada bagian atas dada, lengan, leher, perut, kaki, ketiak, lipatan paha, muka dan kepala. Panu terutama ditemukan di daerah yang lembab dan dilindungi pakaian.

Baca Juga : Penyebab Panu Tak Kunjung Sembuh

Obat penyakit panu sekarang sudah banyak di jual di apotik apotik terdekat, namun ada beberapa cara pengobatan secara herbal yaitu

Bawang putih
Ambil 1-2 butir bawang putih, kemudian potong menjadi 2 bagian, gosokk-gosokkan pada bagian yang terdapat panu. Lakukan hal tersebut 2 kali sehari hingga jamur penyebab panu mengelupas.

Lengkuas
Ambillah lengkuas yang masih segar agar mengandung banyak air. Kemudian potong – potong dan oleskan belahan lengkuas tadi pada bagian yang terdapat panu. Lakukan secara rutin sehabis mandi. Dengan cara ini maka panu akan berangsur-angsur hilang.

Jeruk nipis
Ambilah 1 buah jeruk nipis dan sedikit belerang. Haluskan belerang sambil memotong beberapa bagian jeruk nipis. Setelah mandi celupkan jeruk nipis tadi ke dalam halusan belerang dan oleskan pada bagian yang terdapat panunya. Lakukan secara rutin setiap hari hingga panu hilang.

Belimbing Wuluh
Cuci 10 buah belimbing wuluh dan giling hingga halus. Tambahkan kapur sirih sebesar biji asam jawa. Remas-remas hingga rata dan gunakan ramuan ini untuk menggosok kulit yang terserang panu 2 kali sehari.

Baca Juga : Obat Alami Mengobati Kadas Kurap dan Panu

Faktor-faktor yang menjadi penyebab timbulnya panu :

- Lembab dan panas dari lingkungan, dari pakaian ketat, dan pakaian tak menyerap keringat
- Keringat berlebihan karena berolahraga atau karena kegemukan
- Friksi atau trauma minor, misalnya gesekan pada paha orang gemuk
- Keseimbangan flora tubuh normal terganggu, antara lain karena pemakaian antibiotik, atau hormonal dalam jangka panjang.

Gejala Dan Tanda-Tanda Penyakit Panu

Tanda dan gejala dari penyakit panu biasanya akan timbul ruam kulit dalam berbagai ukuran dan warna, lalu di tutupi oleh sisik halus dengan rasa gatal. Terkadang timbul tanpa adanya keluhan dan hanya gangguan kosmetik saja. Warna-warna ruam kulit pada penyakit panu ini tergantung dari pigmen normal kulit penderita, paparan sinar matahari dan lamanya penyakit. Namun, terkadang warna ruam kulit sulit untuk dilihat. Tinea versicolor dapat terjadi di mana saja seperti di permukaan kulit, lipat paha, ketiak, leher, punggung, dada, lengan dan wajah.

Pencegahan penyakit panu :
- Jaga kesehatan anggota tubuh
- Biasakan tidak memakai peralatan mandi bergantian, seperti handuk
- Setelah habis setiap olah raga ada baiknya langsung mandi yangg bersih menggunakan sabun anti-septik
- Selalu mengkonsumsi vitamin C

Referensi :
http://kesehatan.us/2012/07/kenali-penyebab-gejala-dan-pengobatan-penyakit-panu/
http://id.wikipedia.org/wiki/Panau
Read More --►
Energy Saving Mode
Gunakan Mouse untuk Keluar Mode Energy Saving