Mudjoko

Laki-laki, XX tahun

Kudus, Indonesia

SELAMAT DATANG DI BLOG PERJALANANKU, MY LIFE MY BLOG adalah blog yang menceritakan semua yang saya suka, Inspirasi, dan Motivasi.Selamat bergabung di blog saya, semoga bisa jadi motivasi dan inspirasi bagi anda yang membacanya Semoga Bermanfaat.

Visit My Blog :
=>tritunggaljayakudus.blogspot.com
=>tritunggaljaya-kudus.blogspot.com
=>tritunggal-jayakudus.blogspot.com
=>mudjoko.kds@gmail.com
::
Start
Mudjoko™ Kangmas Djoko
Shutdown

Navbar bawah

Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label Jawa Barat(Sunda). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jawa Barat(Sunda). Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 Desember 2014

Resep Pais (Pepes) Ikan Mas Nikmat dan Sehat

http://kuliner-kulinerbunda.blogspot.com -Beraneka ragam hayati dan hewani yang hidup di negeri Indonesia menjadi sumber kekayaan pemenuhan kebutuhan hidup seluruh masyarakat Indonesia, meskipun tidak semua tumbuhan atau hewan dapat dikonsumsi. Daratan memberikan kita berbagai ragam jenis buah dan tanaman yang dapat kita olah, serta melimpahnya jumlah unggas dan pemamah biak yang dapat kita konsumsi dagingnya seperti sapi, kerbau, kambing, dan unggas. Sedangkan di air, berupa sungai, rawa dan laut, kita dianugerahi oleh Tuhan dengan melimpahnya ikan, udang, kepiting, belut dan rumput laut yang dapat dijadikan sumber bahan pangan kita. Keberagaman itulah yang mengilhami para maestro kuliner untuk menciptakan sebuah kreasi makanan yang tak terhitung jumlahnya.

Ikan merupakan jawaranya hewan penghuni air, baik di sungai, rawa maupun laut. Jumlahnya pun tak tanggung-tanggung dapat mencapai ribuan ton, dengan keberagaman mencapai 400 jenis. Namun bukan berarti semua jenis ikan tersebut dapat kita olah dan konsumsi sebagai makanan. Beberapa jenis ikan hanya dapat dijadikan sebagai ikan hias, beberapa jenis yang lain menjadi hewan langkan yang dilindungi, dan beberapa jenis lain dihindari karena racunnya yang sangat mematikan.

Meskipun jumlahnya sangat besar, namun antusias masyarakat Indonesia untuk mengkonsumsi ikan relatif masih sangat kurang, dan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain harga perkilo-nya yang mahal dan jarang dijual dalam keadaan segar atau sudah diasinkan. Ikan-ikan segar bahkan masih hidup dengan kualitas baik hanya dapat kita jumpai diswalayan-swalayan besar diperkotaan dengan harga yang mahal. Ikan-ikan segar juga hanya dapat kita jumpai dipasar-pasar tradisional yang wilayahnya berdekatan dengan laut. Sebagian yang lain berusaha menghadirkan ikan-ikan segar untuk dikonsumsi dengan membuat sebuah tambak yang biayanya cukup tinggi, dan ini pun mempengaruhi harga jual ikan. Sungguh sangat disayangkan.

Kembali ke tema kita, "IKAN", dalam arti masakan Indonesia yang berkaitan dengan ikan. Saya akan mengajak anda semua para pecinta kuliner untuk mengenal masakan yang satu ini ( sesungguhnya sudah banyak yang kenal atau dengar ), nama masakannya adalah Pais Ikan Mas. Kata pais sebenarnya lebih umum dikenal dengan pepes, yaitu sejenis masakan bergaya Sunda yang melalui tahap pengukusan saja. Masakan ini sangat nikmat dan segar, karena menggunakan ikan segar. Masakan ini memiliki citarasa yang kental dengan ciri dan karateristik Sunda yang segar, sehat, gurih dan tak terlalu pedas.

Masakan ini lebih tepatnya dijadikan lauk pendamping nasi putih yang dapat anda lengkapi dengan sambal terasi, lalapan, sayur asem dan kerupuk. Anda tentunya tak mau ketinggalan kan untuk mengetahui bagaimana sih cara membuat si Pais(Pepes) Ikan Mas ini?

Segera saya hadirkan ke hadapan anda semua para pecinta kuliner, Resep Pais(Pepes) Ikan Mas, sehat dan nikmat.


cara membuat pepes, pepes ikan mas, pais ikan mas, cara mengolah ikan mas


A) Alat Tambahan

   - Daun Pisang ( 2 lembar )
   - Koran bekas bersih ( 1 lembar dibagi dua )
   - Lidi yang sudah dipotong-potong kecil

  
B) Bahan

   - Ikan Mas segar ( 2 ekor/1 kg)
   - Daun Bawang segar ( 2 batang )
   - Daun Kemangi segar ( 5 tangkai )
   - Minyak Goreng
   - Cuka ( 1/2 sendok makan )


C) Bumbu
  
   - Bawang merah ( 3 siung )
   - Bawang putih ( 6 siung )
   - Cabai merah besar ( 3 buah )
   - Daun salam ( 2 lembar )
   - Serai ( 2 batang )
   - Jahe ( 4 ruas jari )
   - Kunyit ( 2 ruas jari )
   - Lengkuas ( 2 ruas jari )
   - Garam secukupnya
 
D) Cara Mengolah

- Pertama-tama bersihkan ikan dari sisiknya, cuci sampai bersih lalu tiriskan. Tempatkan dalam baskom, taburi dengan 1/2 sendok makan garam dan 1/2 sendok makan cuka. Balur-balurkan hingga seluruh permukaan ikan terlumuri garam dengan sempurna. Diamkan selama 15 menit.

- Sambil menunggu rendaman ikan, potong daun bawang dan cabai merah besarnya dengan bentuk serong.

- Selanjutnya pisahkan daun kemangi dari tangkainya, cuci hingga bersih dan tiriskan.

- Haluskan bawang merah, bawang putih, serai, jahe, kunyit, lengkuas dan 1/4 sendok makan garam. Haluskan hingga benar-benar halus. Lalu tambahkan 1/2 sendok makan minyak goreng, aduk hingga merata.

- Setelah ikan selesai direndam, angkat dan cuci kembali dengan air bersih, tiriskan dan lumuri lagi dengan 1/2 sendok garam.

- Langkah berikutnya adalah melumuri ikan dengan bumbu yang telah dihaluskan tadi keseluruh permukaan ikan.

- Bersihkan daun pisang untuk memulai pengukusan.

- Cara penyusunan pepes :
 
  1. Hamparkan daun pisang.
  2. Letakan 1 lembar dau salam di atasnya.
  3. Letakan ikan, tambahkan sejumput bumbu halus di atasnya.
  4. Taruh 2 potong daun bawang, 3 potong cabai merah dan daun kemangi secukupnya.
  5. Bungkus daun pisang dengan rapi.
  6. Sematkan lidi pada ujung-ujung bungkusan.
  7. Bungkus kembali dengan potongan koran.

- Setelah kedua ikan selesai dibungkus, segera kukus ikan dengan panci pengkus selama 2,5 jam dengan api sedang.

- Setelah matang, segera angkat pepes dan dinginkan sebentar. Buang bungkus korannya dan hidangkan dengan piring saji.
Read More --►

Rabu, 05 November 2014

Resep Semur Jengkol, Bau-Bau Tapi Lezat

http://kuliner-kulinerbunda.blogspot.com - Penulis telah mengulas tentang resep Sambel Goreng Hati Petai pada ulasan terdahulu, nah pada ulasan yang berikut ini penulis akan mengusung sebuah resep tandingan untuk Sambel Goreng Hati Petai, hayo coba para pecinta kuliner tebak resep masakan apakah itu?

Masakan ini juga tak kalah eksotisnya, karena menggunakan bahan dasar yang sama baunya dengan petai, dan meskipun bau, lagi-lagi justru banyak yang suka. Pastinya para pecinta kuliner mulai menerka-nerka nich,,,apa ya? yah anda yang duduk disitu tadi nebak apa? Iya betul!!!! ( Hahahah garuk2 kepala). Tak usah berlama-lama saya langsung kasih tahu ya, masakan yang akan saya tandingkan bersama petai ini adalah Semur Jengkol! Huadaahhhh pasti gak kebayang ya siapa juara paling bau!

Jengkol sebenarnya merupakan biji dari buah. Dalam satu renceng biasanya terdapat beberapa biji jengkol. Biji jengkol sangat diminati masyarakat sebagai olahan masakan karena memiliki rasa gurih nan unik. Namun pengolahan jengkol ini tidak boleh asal lho,karena pengolahan jengkol yang tidak memperhatikan teknik-teknik mengolah dengan benar akan mengakibatkan timbulnya keracunan. Jengkol tidak serta merta dikupas langsung diolah bersama bahan-bahan lain begitu saja, namun harus dilakukan perebusan bersama abu kayu terlebih dahulu untuk menghilangkan getah dan kandungan racun di dalamnya.

Meskipun memiliki bau tak sedap dan banyak orang bilang jengkol tak punya nutrisi, ternyata eh ternyata jengkol juga kaya akan gizi, seperti zat besi, karbohidrat dan kalsium, yang sangat berguna bagi perkembangan tubuh dan tulang kita. Jadi bagi anda yang nge-fans banget sama jengkol, ini bisa jadi sebuah kabar yang menggembirakan.

Pengolahan jengkol yang paling terkenal adalah dijadikan semur. Masakan ini memiliki cita rasa nan gurih, sedikit pedas, dan juga manis. Masakan ini sangat populer dikalangan masyarakat Indonesia terutama bagi masyarakat Sunda dan Betawi. Masakan ini sangat cocok untuk hidangan makan siang. Proses yang diperlukan untuk memasaknya dibutuhkan 2 tahap proses, yaitu proses perebusan jengkol dan penumisan bersama bumbu ( tahap akhir ). Proses pengolahan masakan ini sesungguhnya mudah hanya saja diperlukan ketelatenan dan kesabaran lebih bagi yang memasak. Lalu bagaimana ya cara memasak Semur Jengkol ini?


Anda tak perlu cemas, karena saya akan mengulas Resep Semur Jengkol ini hingga selesai, siapkan pulpen dan kertasnya ya.

cara membuat semur jengkol. resep semur jengkol, semur jengkol

A) Bahan

   - Jengkol tua ( 1 kg )
   - Santan kental ( 800 ml )
   - Air untuk merebus ( 1 liter )
   - Minyak goreng ( 6 sendok makan )
   - Tomat merah segar ( 3 buah )
   - Abu kayu/gosok ( segenggam )


B) Bumbu dan Rempah

   - Bawang merah ( 6 siung )
   - Bawang putih ( 4 siung )
   - Cabai merah segar ( 10 buah )
   - Merica butiran ( 1 sendok teh )
   - Kemiri ( 2 butir )
   - Pala ( 1/2 butir )
   - Daun salam ( 2 lembar )
   - Lengkuas ( 2 ruas jari )
   - Serai ( 2 batang )
   - Gula pasir ( 2 sendok makan )
   - Kecap manis ( 5 sendok makan )
   - Garam dan penyedap rasa secukupnya


C) Cara Memasak

- Rebus 1 liter air, tambahkan daun salam, serai dan jengkol ke dalamnya. Rebus hingga mendidih selama kurang lebih 15 menit.

- Kemudian masukan abu gosok ke dalam rebusan, rebus hingga mendidih kembali dan jengkol empuk. Angkat, tiriskan dan bersihkan jengkol dari kulitnya.

- Setelah dibersihkan dari kulitnya, memarkan jengkol dengan ulekan hingga berbentuk pipih. Lakukan berulang.

- Cincang kasar buah tomat.

- Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai merah, kemiri, pala, merica dan sedikit garam hingga benar-benar halus.

- Panaskan minyak goreng, tumis bumbu-bumbu yang telah dihaluskan tadi bersama daun salam. Tumis hingga matang dan harum.

- Tambahkan santan kental, gula, garam, penyedap rasa dan cincangan tomat ke dalam tumisan, aduk-aduk merata.

- Masak hingga santan tinggal separuh, kemudian masukan jengkol. Aduk-aduk kembali. Masak hingga santan mulai mengental dan kering. Angkat.

- Tuang di piring saji, hidangkan selagi hangat.
Read More --►

Rabu, 29 Oktober 2014

Resep Sambel Goreng Hati Petai Andalan Uwa

http://kuliner-kulinerbunda.blogspot.com - Maaf ya para pecinta kuliner, saya baru update resep lagi nich. Pasti anda semua sudah tidak sabar lagi ya menunggu ulasan resep baru. Ok-lah kalau demikian..hehe.

Saat ini saya masih akan membahas tentang resep-resep tanah Sunda, kalau pada pembahasan yang lalu saya mengajak anda semua untuk membahas tentang resep Gepuk, maka kali ini saya akan membahas tentang resep Sambel Goreng Hati Petai . Haduuuuhhh kalau sudah ngomongin petai jujur saja saya agak gimana gitu. Bukan karena saya suka dengan bahan masakan ini tetapi justru saya menjauhinya karena baunya yang lumayan ehmmm. Tetapi faktanya, meskipun terbilang memiliki bau yang kurang sedap, banyak sekali masyarakat Indonesia yang gemar bahkan menobatkan si petai ini menjadi salah satu masakan favorit. Katanya sih rasanya nikmat ketika sudah diolah menjadi sebuah masakan.

Petai biasanya disajikan sebagai lalapan atau bahan campuran masakan. Untuk lalapan, petai dapat diolah melalui proses pembakaran, penggorengan, perebusan, atau dapat dikonsumsi langsung dalam keadaan mentah. Sebagai bahan campuran biasanya pete dicampurkan dengan masakan berbentuk tumisan atau berkuah santan kental. Menurut para petai lovers (hahahah), biji petai yang sudah diolah akan mengeluarkan rasa yang manis dan rasa sepatnya jauh berkurang. Rasa manis alami ini muncul dikarenakan adanya unsur-unsur sukrosa,glukosa dan fruktosa yang ada dalam biji petai. Selain itu, para petai lovers juga mengaku kalau biji petai ini sangat mujarab untuk menambah selera makan.

Meskipun demikian bagi anda penyuka petai, harus tetap berahti-hati ya, karena mengkonsumsi petai dalam jumlah yang besar tanpa diiringi dengan minum air putih yang cukup dapat mengakibatkan efek samping seperti pegal-pegal pada bagian pinggang.

Kembali pada resep kita yaitu Sambel Hati Goreng Hati Petai, masakan ini memiliki citarasa pedas yang cukup dengan kenikmatan yang melekat pada potongan hati sapinya. Pada dasarnya masakan ini dari segi bumbu sama saja dengan Sambel Goreng Krecek, namun karena ada penggunaan bahan dasar yang berbeda tentu saja sensasi yang dihasilkan berbeda pula.

Meskipun saya pribdai tidak menyukai petai, tetapi saya tidak akan pilih kasih dan tetap berbagi kepada para pecinta kuliner semua tentang cara-cara membuat Sambel Goreng Hati Petai ini. Selamat membaca.

cara membuat sambel goreng hati petai, sambel goreng hati petai, resep sunda, olahan hati sapi


A) Bahan

   - Hati sapi segar ( 1/2 kg )
   - Biji petai segar ( 14 buah )
   - Santan kental ( 400 ml )
   - Santan encer ( 600 ml )
   - Minyak goreng secukupnya


B) Bumbu

   - Bawang merah ( 5 buah )
   - Bawang putih ( 4 buah )
   - Cabai merah segar ( 9 buah )
   - Buah pala ( 1/4 buah )
   - Kemiri ( 4 butir )
   - Merica butiran ( 1 sendok teh )
   - Lengkuas ( 2 ruas jari )
   - Daun salam ( 2 lembar )
   - Gula pasir ( 2 sendok makan )
   - Garam dan penyedap rasa secukupnya


C) Cara Memasak

- Cuci hati sapi hingga benar-benar bersih, lalu kukus selama 15 menit. Angkat.

- Dinginkan hati sapi yang telah dikukus tadi, kemudian potong-potong menjadi beberapa bagian kecil.

- Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai merah, buah pala,kemiri, merica, dan sedikit garam. Haluskan hingga benar-benar halus.

- Bersihkan biji petai dari kulit arinya, lalu belah menjadi dua di setiap bijinya. Cuci hingga bersih, sisihkan.

- Panaskan 6 sendok minyak goreng, masukan bumbu-bumbu yang telah dihaluskan tadi bersama dengan lengkuas, daun salam, lalu tumis hingga matang dan harum.

- Masukan potongan hati sapi, aduk-aduk perlahan. Kemudian tuang santan cair ke dalam tumisan. Tambahkan gula, garam dan penyedap rasa. Aduk kembali. Masak selama 3 menit.

- Selanjutnya tuangkan santan kental, aduk-aduk. Terakhir tambahkan potongan petai ke dalamnya, aduk merata. Masak hingga mendidih dan kuah santan perlahan mengering dan mengental. Angkat.\

- Tuangkan Sambel Goreng ke dalam mangkuk saji. Hidangkan selagi hangat.
Read More --►

Rabu, 24 September 2014

Resep Gepuk Daging Sunda nan Nikmat

http://kuliner-kulinerbunda.blogspot.com - Terkadang pemberian nama kepada masakan mengandung bahasa-bahasa daerah yang kurang dimengerti oleh masyarakat umum yang tidak berasal dari daerah yang sama dengan asal masakan. Pemberian nama masakan tersebut kadang kurang menarik karena bahasanya yang terdengar aneh. Dan karenanya juga masakan-masakan tersebut tidak banyak dikenal orang padahal memiliki rasa dan keunggulan yang hebat. Oleh karena itu untuk mempopulerkan masakan-masakan daerah itu, perlu sebuah gerakan yang mendorong masakan-masakan itu untuk tampil di depan umum sehingga nama dan level mereka dapat dikenal oleh banyak masyarakat.

Kali ini saya juga akan turut memperkenalkan kepada para pecinta kuliner sebuah masakan daerah dari Jawa Barat, namun masakan ini masih jarang terdengar bagi masyarakat umum di luar Jawa Barat. Masyarakat Sunda memberi nama pada masakan ini dengan julukan "Gepuk". Bahan dasar masakan ini berupa daging sapi has dalam. Mengapa masakan ini diberi nama Gepuk, karena pada salah satu tahap pengolahannya daging sapi akan dipukul-pukul ( digepuk-gepuk = bahasa sunda ) hingga melebar. Bahasa daerah Sunda Gepuk yang artinya memukul ini sebenarnya mirip dengan bahasa daerah di sebagian daerah di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Saya disini tak hanya bertugas memperkenalkan masakan ini, tetapi saya juga akan membagikan Resep Gepuk ini kepada anda semua.

Proses pengolahan masakan ini memerlukan tiga tahap, yaitu dua kali perebusan dan satu kali penggorengan. Perebusan pertama dilakukan untuk menghasilkan air kaldu serta mematangkan daging sapi. Persebusan kedua dilakukan untuk pengolahan daging bersama bumbu agar citarasanya menyatu dan keluar. Tahap penggorengan merupakan tahap akhir sebelum masakan dihidangkan. Prosesnya memang terbilang memakan waktu agak lama, tetapi hasilnya setara kok dengan pengorbanannya.

Dan bagaimana cara membuat masakan Gepuk Sunda ini? Mari ikuti saya ke dapur kuliner-kulinerbunda.


cara membuat gepuk, resep gepuk sunda, olahan daging sapi, cara mengolah daging sapi, resep daging sapi, resep sunda


A) Bahan

   - Daging sapi has dalam segar ( 1 kg)
   - Santan kelapa kental ( 2 gelas )
   - Air matang ( 1.200 ml )
   - Bawang goreng siap pakai secukupnya

B) Bumbu

   - Gula merah ( 1 ons )
   - Bawang putih ( 7 siung )
   - Daging asam jawa tanpa biji ( 1/2 sendok makan )
   - Lengkuas ( 1/4 kg )
   - Garam dan penyedap rasa secukupnya


C) Cara Memasak

- Bersihkan daging sapi cuci hingga bersih lalu tiriskan.

- Tuang 1.200 ml air matang dalam panci, rebus bersama daging sapi. Rebus hingga daging matang dan empuk. Matikan api, angkat. Ambil daging sapinya lalu diamkan agar perlahan mendigin ( Jangan buang air rebusannya ).

- Setelah daging tak lagi panas, ambil daging dan taruh ke dalam cobek batu. Lalu pukul-pukul daging dengan ulekan hingga membentuk melebar.

- Setelah semua telah dipukul-pukul, potong-potong daging menjadi lebih kecil.

- Selanjutnya haluskan bawang putih dan sedikit garam hingga benar-benar halus.

- Tumbuk kasar lengkuasnya. Sisihkan.

- Kemudian tuang santan kelapa ke dalam air rebusan daging tadi, tambahkan asam, tumbukan lengkuas, gula merah, penyedap rasa dan bumbu yang telah dihaluskan tadi. Lalu rebus hingga mendidih.

- Setelah mendidih, segera masukan potongan daging sapi ke dalam rebusan santan, dan tambahkan penyedap rasa. Rebus hingga santan mengering.

- Setelah santan mengering, segera matikan api kompor dan angkat.

- Tuang minyak goreng ke dalam wajan, panaskan dan goreng daging sapi tadi hingga kering kecoklatan. Angkat.

- Untuk penyajian, taruh daging-daging yang telah digoreng tadi ke dalam piring saji, lalu taburi dengan bawang goreng. Hidangkan.
Read More --►

Rabu, 17 September 2014

Resep Cobek Lele Sederhana dan Lezat

http://kuliner-kulinerbunda.blogspot.com - Siang-siang enaknya makan apa ya? Mungkin saya akan memilih bentuk hidangan pendamping nasi yang sedikit pedas, berbahan dasar ikan air tawar, tetapi bukan dipanggang. Mungkin saya akan mempersempit jenis ikan air tawarnya menjadi; ikan gurami, ikan mujaer, ikan mas, belut dan lele. Tik tok tik tok. sepertinya saya sedang ingin mencoba sebuah masakan yang menggunakan bahan dasar ikan lele.

Ikan Lele sesungguhnya merupakan jenis ikan jenis air tawar namun juga mampu hidup di air payau.Ikan ini sering dikonsumsi oleh masyarakat kita. Di Eropa dan Amerika ikan ini dipanggil dengan mudfish atau catfish. Disebut sebagai mudfish, karena ikan ini biasa hidup dalam air berlumpur. Lalu disebut dengan catfish karena ikan ini memiliki kumis pada tepi-tepi mulutnya yang menyerupai kumis seekor kucing. Ikan ini sangat sulit ditangkap dengan tangan terbuka karena tubuhnya yang licin dilapisi selaput lendir. Tak jarang orang berpendapat bahwa ikan lele menjijikan dan menggelikan, tetapi jika sudah diolah menjadi sebuah masakan maka anda pun akan berpendapat lain.

Ikan lele memiliki tekstur daging yang lembut dan mudah diolah. Rasa dagingnya pun memiliki cirikhas tersendiri yang lain dengan jenis ikan air tawar lainnya. Kebanyakan masyarakat kita mengolah ikan lele ini dengan cara digoreng.

Meskipun wujudnya terbilang jelek, tetapi ikan ini meiliki rasa yang lezat dan juga mengandung banyak gizi. Lalu gizi-gizi apa saja kah yang ada dalam daging ikan lele? Anda perlu tahu lho para pecinta kuliner bahwa daging ikan lele kaya akan selenium, protein hewani, kalsium dan lemak. Dan semua unsur gizi tersebut sangatlah bermanfaat bagi tubuh kita.

Berikutnya ini saya akan menghantarkan sebuah resep kepada para pecinta kuliner semua salah satu masakan yang berbahan dasar ikan lele, masakan ini biasa diberi nama Cobek Lele. Masakan ini merupakan salah satu masakan khas yang datang dari Jawa Barat.

Masakan ini terbilang simple karena hanya melalui satu tahap pengolahan yaitu pembakaran diatas bara api. Saya yakin para pecinta kuliner semua dapat mencoba sendiri dirumah. Dan tugas saya sudahlah pasti membeberkan kepada para pecinta kuliner tentang proses atau cara-cara membuat resep Cobek Lele ini.


cara membuat cobek lele, cara mengolah ikan lele, resep cobek lele sunda, cobek lele

A) Bahan

   - Lele segar ( 1/2 kg )
   - Minyak goreng secukupnya
   - Daun kemangi ( 7 tangkai )

B) Bumbu

   - Cabai rawit ( 6 buah )
   - Bawang putih ( 4 siung )
   - Terasi siap pakai ( 1/2 sendok teh )
   - Kencur ( 2 ruas jari )
   - Gula merah sisir ( 1 sendok makan )
   - Garam dan penyedap rasa secukupnya


C) Cara Memasak

- Bersihkan ikan lele dari lendir dan kumisnya, cuci dengan air bersih hingga seluruh kotorannya terangkat, kemudian tiriskan.

- Siapkan panggangan arang, lalu panggang ikan lele hingga empuk matang dan kecoklatan. Diamkan hingga ikan tak lagi panas ketika disentuh.

- Setelah cukup hangat, segera suwir-suwir daging ikan lele, pisahkan dari kepala, duri dan ekornya. Sisihkan.

- Cucilah daun kemangi serta bahan-bahan rempah hingga bersih. Tiriskan.

- Haluskan cabai rawit, terasi, bawang putih, kencur, gula merah, garam dan penyedap rasa. Haluskan hingga benar-benar halus.

- Ambil baskom ukuran sedang, tuangkan suwiran daging ikan lele tadi ke dalam baskom. Lalu tambahkan bumbu yang telah dihaluskan, kemudian aduk urap hingga daging ikan lele terbumbui sempurna.

- Tuang urapan daging lele tadi ke atas pirisng saji, tambahkan daun kemangi disampingnya.

- Hidangkan selagi hangat.
Read More --►

Senin, 01 September 2014

Resep Ulukutek Leunca ala Sunda

http://kuliner-kulinerbunda.blogspot.com - Masakan keren itu tidak selalu identik dengan harganya yang mahal atau bahan-bahannya yang mahal. Masakan rumahan nan sederhana buatan ibu sendiri juga merupakan masakan keren. Kerennya itu karena dimasak oleh ibu kita sendiri yang gak takut kecipratan minyak goreng panas, atau takut jari-jarinya teriris pisau. Dan kerennya itu dengan keberanian mereka menghadang rasa takut masakan bisa keasinan, demi menyuguhkan hidangan untuk keluarga, dan membuktikan diri sebagai seorang wanita yang patut dipanggil ibu dan istri. Haduhh kenapa saya jadi berima...( Maaf ya para pecinta kuliner saya lagi terbawa suasana).

Ok, masakan nusantara yang keren berikutnya datangnya dari Jawa Barat, sederhana tapi menurut saya keren. Diolah dari sejenis buah hijau, berbentuk mungil layaknya gundu dan sedikit memiliki rasa sepat. Bila dilihat-lihat buah ini nampak seperti buah biasa, bahkan banyak orang yang tidak suka mengkonsumsinya, padahal buah ini sangat bermanfaat bagi tubuh manusia sebagai penjaga ketahanan tubuh dari serangan penyakit, dan juga dapat mengobati beberapa penyakit kronis bahkan kanker. Nama buah ini sangat familiar bagi masyarakat Jawa Barat dan Yogyakarta, sering dipanggil sebagai Leunca ( dalam bahasa Sunda ) dan Cokak/Pokak ( dalam bahasa Jawa ). Buah ini terbukti mengandung senyawa solasonien yang ampuh mengobati kanker.

Buah ini sering dikonsumsi oleh masyarakat Jawa Barat dengan diolah menjadi masakan khas yang diberi nama Ulukutek Leunca. Masakan ini sering dihidangkan sebagai menu makan siang dan malam di rumah-rumah warga bahkan di rumah makan khas Sunda. Masakan ini memiliki rasa nan gurih, sedikit sepat tetapi sangat menyegarkan bagi lidah. Ini pula alasan kenapa masyarakat Sunda sangat gemar membuat masakan ini. Saya pun tidak mau ketinggalan, saya mencoba bertanya kepada salah satu sahabat saya yang lahir dan besar di Jawa Barat tentang bagaimana cara membuat si Ulukutek Leunca ini. Setelah itu saya mencoba mempraktikannya di rumah, rasa dari masakan ini ternyata nikmat.

Anda pun tak perlu risau, karena saya tak akan pelit, saya bagikan langsung ya kepada anda para pecinta kuliner, inilah resep Ulukutek Leunca yang sederhana dan nikmat.


cara membuat ulukutek leunca, resep sunda, resep ulukutek leunca, ulukutek leunca, resep leunca

A) Bahan
  
   - Leunca ( 2 ons )
   - Oncom bandung ( 1/2 papan )
   - Minyak goreng secukupnya
   - Air matang ( 400 ml )
   - Daun bawang ( 2 batang )

B) Bumbu

   - Terasi ( 1/2 sendok teh )
   - Cabai hijau besar (4 buah )
   - Bawang merah ( 4 siung )
   - Bawang putih ( 3 siung )
   - Kencur ( 2 ruas jari )
   - Gula pasir ( 1/2 sendok makan )
   - Garam dan penyedap rasa secukupnya


C) Cara Memasak


- Bersihkan leunca dari tangkainya, lalu cuci hingga bersih dan tiriskan.

- Tumbuk oncom bandung tetapi jangan sampai halus, biarkan oncom tertumbuk dengan tekstur kasar.

- Potong-potong cabai hijau dengan bentuk serong besar, dan potong pula daun bawangnya, sisihkan.

- Haluskan terasi, kencur, bawang merah, bawang putih dan sedikit garam hingga benar-benar halus.

- Bumbu yang sudah dihaluskan kemudian dicampurkan dengan tumbukan oncom hingga merata, lalu tambahkan air matang, aduk hingga semua tercampur sempurna.

- Siapkan wajan, panaskan minyak goreng, tumislah oncom tadi hingga harumnya keluar dan berwarna sedikit kekuningan ( kira-kira 8 menit ).

- Kemudian tambahkan potongan cabai hijau, aduk-aduk. Masukan pula gula pasir, sedikit garam, dan penyedap rasa. Aduk-aduk merata, lalu tuangkan air matang ke dalamnya dan aduk kembali. Masak selama kurang lebih 5 menit.

-Setelah itu masukan leunca, aduk-aduk kembali dan masak hingga kurang lebih 6 menit. Anda harus ingat bahwa masakan ini identik dengan leunca yang tidak terlalu matang, bisa dibilang kita ingin mendapatkan tekstur leunca yang matang namun masih terasa kerasnya.

- Selanjutnya masukan potongan daun bawang, aduk merata. Masak hingga daun bawang agak layu. Angkat.

- Tuang masakan ke dalam piring saji, hidangkan dalam keadaan hangat bersama nasi putih, sambal, lauk-pauk,lalapan dan krupuk.
Read More --►

Senin, 07 Juli 2014

Resep Dendeng Ragi Karuhun Sederhana dan Bergizi

http://kuliner-kulinerbunda.blogspot.com - Para pecinta kuliner dimanapun anda berada saat ini dan dengan posisi apapun juga dalam membaca artikel ini, saya akan bercerita lagi tentang kekaguman saya akan masakan-masakan daerah yang ada di Jawa Barat. Kalau dulu saya pernah bercerita tentang Karedok dan Pindang Tongkol, maka saat ini juga, di waktu ini juga nich saya akan bercerita tentang Dendeng Ragi Karuhun, belum pernah dengar kan masakan yang satu ini. Sebenarnya sih saya tak hanya akan bercerita, namun lebih kepada mengajak anda untuk memahami masakan ini lebih jauh, serta mempelajari bagaimana cara membuat Dendeng Ragi Karuhun ini.

Seperti kebanyakan dendeng, masakan ini juga mengguanakan bahan dasar daging sapi segar. Hanya saja perbedaannya kalau pada umumnya dendeng itu berbentuk kering dan tipis, maka dendeng yang satu ini berbentuk tebal, ditambah dengan dicampurkannya kelapa parut di dalamnya.

Tentang rasanya sih saya yakin anda pasti suka, karena masakan ini teramat gurih, manis dan sedikit asam. Merupakan keanekaan rasa yang sempurna sebagai teman nasi putih di kala siang hari. Proses pengolahannya pun hanya melalui 1 tahap saja yaitu perebusan bersama rempah dan bumbu.

Tak hanya terasa lezat dan mengenyangkan, tetapi masakan ini juga punya segudang gizi seperti kalsium, zat besi, lemak, protein hewani, fosfor dan vitamin B. Dari mana asal si gizi-gizi tersebut? tentu saja dari daging sapi sebagai bahan utama ditambah dengan kelapa yang digunakan sebagai bahan tambahan.

Selain nikmat sebagai hidangan makan siang, masakan ini juga cocok untuk segala susasan seperti acara pesta pernikahan, reuni, arisan keluarga, dan makan sahur. Ini dapat penulis katakan karena masakan ini pada dasarnya sangat fleksibel, yang artinya dapat hadir dalam suasana apapun juga, selain makan pagi.

Nah cukup yah cerita dari saya, selanjutnya saya akan bagi-bagi resep Dendeng Ragi Karuhun ini untuk anda.

resep dendeng ragi karuhun, dendeng ragi karuhun, cara membuat dendeng ragi karuhun


A) Bahan

   - Daging sapi segar ( 1 kilogram )
   - Kelapa parut ( dari 2 butir kelapa )
   - Air matang ( 1 liter )


B) Bumbu

   - Bawang putih ( 7 siung )
   - Ketumbar sangrai ( 2 sendok makan )
   - Gula pasir ( 3 sendok makan )
   - Serai ( 2 batang )
   - Daun salam ( 3 lembar )
   - Lengkuas ( 2 ruas jari )
   - Air jeruk nipis ( 2 sendok makan )
   - Garam dan penyedap rasa secukupnya

C) Cara Memasak

- Potong-potong daging sapi bentuk dadu besar, lalu cuci hingga bersih dan tiriskan.

- Memarkan lengkuas dan serainya.

- Haluskan ketumbar, bawang putih dan sedikit garam lalu haluskan hingga benar-benar halus. Sisihkan.

- Ambil baskom, tuangkan parutan kelapa ke dalamnya, lalu tambahkan bumbu yang telah dihaluskan tadi, aduk-aduk rata hingga parutan kelapa terbumbui sempurna.

- Ambil panci, tuangkan 1 liter air matang ke dalamnya, tambahkan gula pasir, daun salam, lengkuas dan serai. Rebus dengan api sedang.

- Selanjtunya masukan parutan kelapa ke dalam rebusan, dan aduk-aduk hingga rata. Masak hingga mendidih.

- Setelah air mendidih, kecilkan api kompor, lalu masukan potongan daging sapi ditambah dengan air jeruk nipis. Aduk-aduk hingga benar-benar rata.

- Rebus hingga daging empuk dan kuah mengering.

- Jika daging telah empuk dan kuah kering, segera angkat masakan.

- Tuang dendeng ke dalam piring saji, hidangkan selagi hangat.
Read More --►

Minggu, 15 Juni 2014

Resep Soto Bandung Aseliii Nikmatnya

http://kuliner-kulinerbunda.blogspot.com - Aloooha penikmat kuliner nusantara, yuk ikut saya melancong makanan ke Bandung. Anda tentu tahu kan kota kembang ini sangat terkemuka dengan beraneka makanannya nan lezat-lezat, baju-baju yang branded tapi murah, dan tentu saja dengan mojang-mojangnya yang aduhaiiii menyegarkan mata. Hihihihi.

Kali ini penulis akan menyajikan tema dan resep salah satu makanan terkenal di Bandung yang memiliki kuah ciamik dan citarasa yang nikmat, apalagi kalau bukan Soto Bandung. Makanan ini merupakan termasuk ke dalam keluarga soto yang mempunyai keunikan sangat-sangat berbeda dibandingkan dengan jenis soto yang lain. Kalau Coto Makassar dimasak dengan tauco dan dihidangkan dengan ketupat, lalu Soto Grombyang Pemalang disajikan dengan taburan renyahnya suwiran daging ayam dan kelapa kering, maka Soto Bandung dimasak dengan menggunakan salah satu bahan sayuran yang jarang dipergunakan dalam masakan berkuah yaitu Lobak! Anda pasti terkejut bukan? Saya pun juga, tetapi yang lebih membuat masakan ini lebih unik lagi lagi adalah dipakainya kacang kedelai goreng sebagi topingnya.

Citarasa nusantara sangatlah kental dalam soto ini, dimana lembutnya daging berpadu dengan manisnya lobak, segarnya kuah dan renyahnya kacang kedelai goreng. Masakan ini merepresentasikan akan keanekaan rasa dari hasil bumi nusantara. Kehangatan masakan ini semakin dekat saja dilidah ketika disantap bersama keluarga, dengan suasana ceria dan penuh kebahagiaan.

Masakan ini sangatlah pas sebagai menu hidangan makan siang dan hidangan untuk acara-acara resmi. Tak sekedar mengenyangkan rasa lapar dan memanjakan selera kuliner anda, masakan ini juga kaya akan manfaat bagi tubuh kita. Tak hanya daging yang menyumbangkan kalsium, zat besi, lemak dan protein hewani, si lobak dan kacang kedelai pun tak ketinggalan unjuk gizi lho. Lobak yang banyak tumbuh di pegunungan ini sangat kaya akan glukosa dan kalium yang berperan dalam menyumbangkan  gula, menyeimbangkan kadar air dalam tubuh, menormalkan tensi darah dan menjaga fungsi kerja otak. Sedangkan si kedelai nan mungil memiliki kandungan protein nabati yang amat tinggi yang penting bagi pertumbuhan, daya tahan tubuh dan kesehatan organ reproduksi.

Jadi bagi anda yang dulu pernah bertanya-tanya seperti apa sih Sotonya urang Bandung, inilah saatnya bagi anda untuk mengikuti saya untuk mulai mencoba resep Soto Bandung ini.

Jangan buru-buru menutup lap top anda, karena saya akan membagikan kepada anda cara-cara membuat si Soto Bandung ini.

cara membuat soto bandung, soto bandung, resep soto bandung

A) Bahan

   - Daging sapi segar ( 1/2 kilogram )
   - Lobak putih segar ( 3 buah )
   - Kacang kedelai goreng secukupnya
   - Daun bawang segar ( 4 batang )
   - Daun seledri segar ( 4 batang )
   - Bawang goreng secukupnya
   - Air matang ( 3 liter )


B) Bumbu

   - Bawang putih ( 3 siung )
   - Pala ( 2 buah )
   - Kecap Manis ( 2 sendok makan )
   - Daun salam kering ( 3 lembar )
   - Serai ( 3 batang )
   - Merica bubuk ( 1 sendok teh )
   - Garam dan penyedap rasa secukupnya
   - Air perasan jeruk purut ( 1/2 sendok makan )
   - Jahe ( 2 ruas jari )


C) Cara Memasak

- Kupas lobak, cuci hingga bersih lalu iris-iris tipis. Sisihkan.

- Iris-iris daun bawang bentuk panjang, dan iris-iris kasar daun seledrinya.

- Cuci hingga bersih daging sapi, tiriskan.

- Kupas kulit jahe, memarkan.

- Ambil air mentah biasa dalam panci rebus, lalu rebus air hingga mendidih, tambhakan jahe kemudian masukan daging sapi tadi. Rebus hingga 1/2 matang. Angkat dan tiriskan. Buang air rebusan.

- Kupas bawang putih dari kulit arinya, lalu haluskan hingga benar-benar halus.

- Memarkan batang serai, lengkuas dan buah pala. Sisihkan.

- Siapkan panci rebus yang baru, tuangkan air matang ke dalamnya lalu rebus.

- Tambahkan halusan bawang putih, merica bubuk, pala, daun salam, lengkuas, serai, garam dan penyedap rasa ke dalam rebusan air. Barulah kemudian masukan daging sapi, rebus hingga daging sapi benar-benar empuk dan matang.

- Setelah daging empuk, angkat dagingnya saja, tiriskan dalam wadah dan dinginkan.

- Setelah daging empuk, lalu potong-potong menjadi bentuk kotak dadu.

- Masukan kembali potongan daging sapi tadi ke dalam rebusan kuah bumbu, dan tambahkan pula irisan lobak. Masak hingga lobak 1/2 matang.

- Selanjutnya tambahkan irisan daun bawang ke dalam rebusan. Masak hingga daun bawang 1/2 matang.

- Matikan api, dan tuangkan soto ke dalam mangkuk saji dengan daging dan kuahnya.

- Siram soto dengan kecap manis dan air jeruk purut.

- Taburi atasnya dengan irisan seledri, bawang goreng dan kacang kedelai goreng.

- Soto Bandung nan segar dan lezat siap untuk dinikmati.
Read More --►

Senin, 09 Juni 2014

Resep Karedok Sunda, Pedas, Lezat dan Nikmat

http://kuliner-kulinerbunda.blogspot.com - Hallo everybody??? Let's get the dish! :)

Kalau anda pernah menginjakkan kaki sejenak di tanah Sunda, pasti anda akan menemukan masakan yang satu ini. Masakan ini berbahan dasar sayuran segar yang tidak melalui proses perebusan. Bersaus kacang pedas dan segar, berpeanampilan seperti gado-gado atau lotek. Tapi yang ini dari tanah Parahyangan lhoh... Hayooo coba ditebak? Hihihihi.

Nyerah??? Jawabannya mudah kok, nama masakan ini adalah Karedok! bukan kodok ya please! Namanya terbilang aneh dan lucu untuk didengar, tapi kedahsyatan rasanya sanggup membungkam lidah kita. Nggak percaya? Buktikan saja.

Karedok dibuat dari 5 jenis sayuran berbeda, yang tanpa melalui proses pemasakan di atas api. Tidak digoreng, tidak dikukus atau bahkan direbus. sederhana bukan? Namun tentang rasanya anda tak boleh ragu, karena masakan ini memiliki ketajaman rasa pedas, manis, dan sedikit asam namun sangat menyegarkan. Apalagi disantapnya pada saat siang hari.

Masakan yang sederhana ini tak hanya menjadi sajian di rumah, tetapi juga sering dijadikan sebagai hidangan resepsi pernikahan khas Sunda, serta di rumah-rumah makan. Tak hanya lezat dan sederhana, namun masakan ini juga sangat sehat bagi pencernaan kita lho. Mengapa demikian? lima bahan sayuran ternama seperti taoge, kol, mentimun, terung bulat hijau dan kacang panjang, sudah teruji standar dan kandungan gizinya.

Kelima sayuran tersebut sangat sering diolah dan dijadikan sajian menu makan oleh hampir seluruh masyarakat kita. Kaya akan kalsium, kalium, zat besi, vitamin A, vitamin B,vitamin K, vitamin E, vitamin D, protein nabati dan lemak nabati. Sangat baik bagi kesehatan karena rendah kolesterol, penangkal munculnya berbagai penyakit ganas, dan menambah kesuburan reproduksi baik bagi wanita maupun pria. Pokoknya komplit semua ada di dalamnya. Semakin tidak sabar lagi bukan untuk mencoba resep Karedok ini?

Tenang-tenang, saya akan memberikan keseluruhan teknik serta cara membuat Masakan Karedok khas Sunda ini. Yuk disimak.

cara membuat karedok, resep membuat karedok, resep karedok, masakan sunda

A) Bahan

- Kol segar ( 3 lembar )
- Taoge segar ( 100 gram )
- Mentimun segar ( 1 buah )
- Kacang panjang ( 3 batang )
- Terung bulat hijau ( 2 buah )
- Kacang tanah goreng secukupnya
- Daun kemangi ( 3 lembar )
- Bawang goreng siap pakai
- Air jeruk purut ( dari 1 buah jeruk purut )
- Kentang kecil kukus ( 1 buah )
- Air matang ( 150 ml )


B) Bumbu

- Cabai rawit segar ( 3 buah )
- Cabai merah besar segar ( 2 buah )
- Bawang putih ( 1 siung )
- Terasi bakar ( 1/4 sendok teh )
- Gula merah sisir ( 1 sendok makan )
- Garam dan penyedap rasa secukupnya


C) Cara Memasak

- Potong-potong kol menjadi kotak-kotak, lalu cuci hingga bersih.

- Cucilah buah mentimun lalu potong-potong menjadi bentuk serong.

- Bersihkan tauge, cuci hingga benar-benar bersih, lalu seduh sebentar dalam air hangat.

- Potong-potong kacang panjang menjadi kecil-kecil pendek, cuci hingga bersih, tiriskan dan sisihkan.

- Cucilah terung bulatnya, cuci hingga bersih dan potong-potong menjadi bentuk serong.

- Cucilah duan kemangi, buang batangnya, dan biarkan utuh.

- Haluskan cabai rawit, cabai merah, bawang putih, terasi bakar, gula merah sisir, garam dan penyedap rasa hingga benar-benar halus.

- Tambahkan kacang tanah goreng ke dalamnya, lalu haluskan kembali hingga kacaang menjadi halus dan tercampur sempurna bersama bumbu-bumbu lainnya.

- Pindahkan halusan kacang bumbu ke dalam mangkuk, tuangkan air matang, lalu aduk-aduk rata.

- Letakkan semua potongan sayuran, tauge dan daun kemangi ke dalam satu wadah yang sama.

- Tuangkan saus/ bumbu kacang ke dalamnya, tambahkan pula air jeruk purut, lalu aduk-aduk rata hingga seluruh sayuran terlumuri saus kacang.

- Terakhir untuk penyajian, ambil Karedok dan letakan dalam piring saji, taburi dengan bawang goreng.

- Karedok dan lezat dan segar siap dinikmati.
Read More --►

Selasa, 13 Mei 2014

Resep Tumis Pindang Ikan Tongkol Empunya Tanah Sunda :)

http://kuliner-kulinerbunda.blogspot.com - Tanah Sunda merupakan tanah yang terkenal akan paras gadis-gadisnya yang cantik serta kekayaan tempat-tempat pariwisata yang menarik untuk dikunjungi. Disamping ha-hal menarik tersebut, ada satu hal menarik tentang selera kuliner masyarakat sunda yang sangat menyukai lalapan segar dan sambel terasi sebagai bagian penting dalam menu hidangan makan mereka. Cara menikmati makanan pun mereka sering mempergunakan tangan dan jarang menggunakan sendok. Mereka percaya bahwa makan menggunakan tangan terbuka tanpa sendok akan menambah cita rasa dan kenikmatan sendiri dalam menyantap makanan.

Selain lalapan dan sambel terasi, masyarakat Sunda sangat gemar mengkonsumsi ikan, dan diolah menjadi beberapa jenis masakan nikmat seperti pepes ikan dan sop kepala ikan. Tetapi tahukah anda bahwa selain pepes dan sop, ada satu masakan khas Sunda lainnya yang menggunakan bahan dasar ikan dan sama lezatnya di lidah? Kalau anda menjawab ikan bakar, saya tegaskan bahwa menu ikan bakar di seantero Nusantara semua punya. Tetapi kalau Tumis Pindang Tongkol, Tanah Sunda lah empunya.

Masakan Tanah Sunda yang satu ini memilki rasa yang sedikit pedas, gurih dengan kuah bening sedikit kental. Kenikmatan masakan ini memang tiada duanya, satu suapan sebagai awal namun dijamin anda pasti akan ketagihan dan ingin terus nambah. Hidangan bersantap siang pun akan semakin meriah jika ada si tumis pindang ini. Nasi sebakul pun bisa sekejap anda habiskan.

Bahan dasar masakan ini anda tentunya sudah tahu yaitu ikan tongkol, namun ikan tongkol yang dipakai bukanlah ikan tongkol segar namun ikan tongkol yang telah diolah dengan cara tertentu sehingga dihasilkan ikan dalam bentuk pindang. Pindang ikan dapat dibeli dengan mudah di pasar-pasar tradisional dan beberapa supermarket. Pada dasarnya pindang ini sudah memiliki rasa yang gurih karena sudah melalui tahap penggaraman. Dan pindang tongkol ini semakin bertambah sedap ketika telah beradu dengan bumbu dan rempah-rempah.

Kelezatannya pun terbilang sepadan dengan gizinya. Hmm siapa yang akan meragukan keunggulan gizi si ikan laut yang satu ini. Tinggi akan kalsium dan fosfor, kaya pula akan protein dan lemak. Sungguh mendukung pertumbuhan dan perkembangan tubuh, organ, dan otak bagi manusia.

Mungkin bagi anda yang jarang dan belum pernah mengkonsumsi ikan tongkol, Resep Tumis Pindang Ikan Tongkol ini layak untuk dicoba. Anda akan mendapatkan sensasi rasa yang berbeda dari daging ikan tongkol, yang biasanya hanya anda jumpai dalam bentuk di goreng.

Jadi pengen masak juga saya. Yuk sama-sama kita mempelajari resep kita ini, dan saya harap dengan pembahasan ini kita dapat mengetahui cara-cara membuat masakan Tumis Pindang Ikan Tongkol dengan mudah dan cepat. Selamat mencoba :).

resep tumis pindang tongkol, tumis pindang ikan tongkol, masakan sunda, cara membuat tumis pindang ikan tongkol

A) Bahan

   - Pindang ikan tongkol siap pakai ( 1 1/2 ons )
   - Air matang ( 500 ml )
   - Daun bawang ( 2 batang )
   - Minyak goreng secukupnya


B) Bumbu

   - Cabai merah besar segar ( 4 buah )
   - Bawang merah ( 5 siung )
   - Bawang putih ( 3 siung )
   - Daun salam ( 2 lembar )
   - Jahe ( 2 ruas jari )
   - Lengkuas ( 2 ruas jari )
   - Gula pasir ( 1 sendok teh )
   - Garam dan penyedap rasa secukupnya



C) Cara Memasak

- Potong-potong pindang ikan menjadi beberapa potongan kecil.

- Iris-iris tipis cabai merah, bawang putih, bawang merah, jahe dan lengkuas.

- Potong daun bawang membentuk serong.

- Panaskan minyak goreng, lalu tumis irisan cabai merah, bawang merha, bawang putih, jahe dan lengkuas hingga harum dan matang.

- Tambahkan daun salam dan daun bawang, aduk merata.

- Tuangi air matang, tambahkan gula, garam dan penyedap rasa. Aduk merata dan masak hingga mendidih.

- Setelah mendidih, masukan potongan pindang ikan, aduk perlahan. Masak hingga bumbu meresap sempurna, dan kuah mengental.

- Setelah kuah mengental, segera matikan api dan angkat masakan.

- Tuang tumis pindang ke dalam piring saji, hidangkan selagi hangat bersama nasi putih dan kerupuk.  
Read More --►

Senin, 10 Februari 2014

Resep Soto Bogor Nikmat dan Halal

http://kuliner-kulinerbunda.blogspot.com - Beragam masakan berkuah ala Nusantara memang tidak terhitung jumlahnya dan tak tertandingi kenikmatannya. Berkuah segar dengan penampilan dan penyajian berbeda di setiap daerahnya memberikan aksen kebergaman budaya kuliner Indonesia. Banyak sekali jenis masakan nusantara yang identik dengan kuah segar antara lain soto, sop, sayur lodeh, sayur asem, sayur lombok ijo dan masih banyak lagi.

Jenis masakan yang kemungkinan besar menjadi jawaranya masakan berkuah menurut pandangan penulis adalah soto. Dengan klasifikasi segar, berbahan dasar daging ayam atau sapi, ditambah dengan bihun atau mi kuning serta beberapa sayuran, hmmm siapa sih yang mau nolak?

Jujur saja ya bunda dan pecinta kuliner, kalau berbicara tentang soto, penulis akan semangat empat lima. Heheheheh. Karena masakan ini sangat cocok untuk dimakan atau dihidangkan di segala suasana, entah makan siang, makan malam, acara resmi pesta, acara keluarga atau acara reuni. Hal tersebut ditunjang pula dengan isi si soto yang beragam.

Pada pembahasan-pembahasan yang lalu penulis sudah mengulas tentang beragam jenis soto kepada para bunda dan pecinta kuliner, dan kali ini penulis akan menambah daftarnya dengan menampilkan Soto Bogor.

Soto Bogor merupakan masakan khas kota Bogor yang mempunyai rasa nan gurih dan nikmat. Berkuah bening dengan menggunakan bahan dasar mi kuning, bihun, daging sandung lamur, babat, kikil dan kol. Salah satu keunikan masakan yang satu ini adalah digunakannya risol goreng sebagai bahan campuran masakan yang mungkin tak akan bunda dan pecinta kuliner temukan pada jenis soto yang lain. Risol goreng yang telah dipotong-potong kecil akan dicampurkan ke dalam soto pada saat penyajian, dan ini menciptakan sebuah hidangan soto dengan sensasi renyah. Wah pasti para bunda dan pecinta kuliner sudah nggak sabar ingin tahu bagaimana cara membuat Soto Bogor ini kan? Tahan napas dulu ya. Heheheh.

Keanekaan bahan dasar yang digunakan dalam masakan ini sudah tentu menghasilkan beragam jenis gizi yang sangat baik bagi tubuh kita.Gizi-gizi tersebut antara lain protein, zat besi, vitamin B kompleks, karbohidrat, vitamin K dan fosfor.

Nah mungkin cukup itu yang dapat penulis uraikan tentang tema masakan penulis kali ini. Dan saatnya penulis untuk mengajak para bunda dan pecinta kuliner untuk melihat langsung resep Soto Bogor berikut ini.


resep soto bogor, cara mengolah soto bogor, cara membuat soto bogor, aneka soto

A) Bahan

- Mi kuning  basah ( 300 gram )
- Bihun ( 150 gram )
- Daging sandung lamur ( 600 gram )
- Kikil sapi ( 150 gram )
- Babat sapi ( 150 gram )
- Risol goreng ( 7 buah )
- Kol segar ( 200 gram )
- Buah tomat merah segar ( 2 buah )
- Minyak goreng untuk menumis ( 4 sendok makan )
- Air matang ( 4 liter )
- Emping goreng ( 9 buah )
- Bawang goreng secukupnya
- Daun bawang ( 2 batang )
- Daun seledri ( 3 batang )



B) Bumbu

- Bawang merah ( 15 siung )
- Bawang putih ( 10 siung )
- Kemiri ( 7 buah )
- Merica butiran ( 1 1/2 sendok teh )
- Garam dan penyedap rasa secukupnya


C) Cara Memasak
1. Memasak Soto

- Potong daging sandung lamur, kikil dan babat sapi menjadi bentuk dadu. Cuci hingga bersih, tempatkan dalam wadah terpisah. Tiriskan.

- Rebuslah masing-masing daging sandung lamur, kikil dan babat dalam air mendidih hingga empuk. Ingat merebusnya harus dengan tempat terpisah agar tidak anyir. Lalu angkat, tiriskan dan buang air rebusan.

- Tempatkan rebusan daging sandung lamur, kikil dan babat dalam wadah berbeda.

- Rendam mi kuning dalam air panas selama 1 menit. Angkat dan tiriskan. Sisihkan.

- Rendam bihun dalam air panas selama 1 menit. Angkat dan tiriskan. Sisihkan.

- Potong buah tomat menjadi beberapa bagian.

- Iris halus kol, seledri dan daun bawang. Sisihkan.


- Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri,merica butir dan sedikit garam hingga benar-benar halus.

- Panaskan minyak goreng, tumislah bumbu yang telah ditumis tadi hingga matang dan harum. Angkat. Sisihkan.

- Rebus 4 liter air matang hingga mendidih, lalu tambahkan tumisan bumbu ke dalamnya. Aduk rata.

- Masukan irisan kol ke dalam rebusan, aduk rata. Masak hingga layu.

- Kemudian masukan potongan daging sandung lamur, kikil dan babat ke dalam rebusan air tadi. Tambahkan penyedap rasa dan garam. Aduk rata. Masak hingga mendidih.

- Masukan irisan daun seledri, daun bawang dan potongan buah tomat. Masak sebentar. Angkat.


2. Cara Penyajian

- Potong-potong risol goreng menjadi kecil-kecil. Sisihkan.

- Tata bihun dan mi kuning dalam mangkuk, tambahkan potongan risol goreng ke dalamnya, lalu tuangkan soto ke dalam mangkuk perlahan bersama-sama kuah dan dagingnya.

- Taburi bawang goreng di atasnya, lalu tambahkan emping goreng di atas soto.

- Hidangkan bersama nasi putih.
Read More --►

Minggu, 29 Desember 2013

Resep Nasi Lengko khas Pantura Sederhana dan Halal

http://kuliner-kulinerbunda.blogspot.com -Pantura atau Pantai Utara merupakan jalur utama bagi para pemudik menuju kampung halaman, salah satunya para pemudik yang merantau ke kota besar seperti Jakarta dan Bandung. Sebagai jalur utama, tak heran kalau disaat menjelang Hari Raya, kawasan ini sangat macet alias padat merayap olehj kendaran-kendaraan pribadi maupun angkutan antar porvinsi yang membawa puluhan pemudik.

Tak hanya kesan macet yang menempel dalam benak kita tentang kawasan yang satu ini, tetapi juga salah satu makanan khasnya yaitu Nasi Lengko. Nasi yang unik namun sangat nikmat ini sangat mudah kita jumpai di kawasan Pantura salah satunya Cirebon.

Nasi Lengko ini pada dasarnya hanya seperti nasi putih biasa, hanya saja disajikan bersama potongan tempe, mentimun, tauge segar dan daun kemangi yang disiram dengan saus kacang yang gurih. Cara penyajiannya memang sedikit mirip dengan ketoprak.

Kesan pertama yang kita dapat dari makanan ini adalah biasa-biasa saja, namun ketika kita mulai memasukkannya ke dalam mulut, kenikmatan itu pun mulai menyeruak. Dari gurihnya saus kacang, segarnya sayuran dan nikmatnya tempe goreng. Anda ingin mencobanya? Pembuatan nasi lengko ini sangat mudah dan cepat karena tidak membutuhkan banyak bahan tambahan.

Rasa kenyang dan nikmat yang kita dapatkan dari makanan ini juga semakin tergenapi karena berbagai kandungan gizi yang dibawa olehnya. Sebut saja seperti karbohidrat, kalsium, magnesium, vitamin A, vitamin C, vitamin B, protein, vitamin B kompleks dan zat besi. Dan semua kandungan gizi tersebut sangat baik untuk kelancaran metabolisme tubuh, pencernaan, kesehatan tulang, keaktifan otak, kelancaran peredaran darah, menjaga kestabilan suhu tubuh serta menjaga kekebalan tubuh kita agar tak mudah sakit.

Hmmm, sekarang anda sudah tahu bukan manfaat dari makanan yang sederhana ini? Anda tertarik untuk mengetahui bagaimana cara membuat nasi lengko?Tenang-tenang, penulis akan membahas tentang cara-cara dan langkah pembuatannya berikut ini.

Ini dia resep Nasi Lengko sederhana dan halal.


resep nasi lengko, bumbu-bumbu nasi lengko


A) Bahan

    - Nasi putih biasa ( 4 porsi )
    - Mantimun segar ukuran sedang ( 4 buah )
    - Tauge kecil/dari kacang hijau ( 200 gram )
    - Krupuk putih secukupnya
    - Tempe goreng secukupnya
    - Bawang goreng secukupnya
    - Bawang kucai ( 6 batang )
    - Kacang tanah goreng ( 200 gram )
    - Minyak goreng untuk menumis ( 5 sendok makan )
    - Air matang ( 400 ml )


B) Bumbu Tambahan dan Saus
    - Kecap manis secukupnya
    - Cabai merah ( 4 buah )
    - Gula merah sisir ( 1 sendok makan )
    - Air asam jawa ( 20 ml )
    - Jahe ( 1 ruas jari )
    - Bawang putih ( 6 siung )
    - Garam dan penyedap rasa secukupnya


C) Cara Memasak

- Cuci seluruh sayuran hingga bersih tiriskan.

- Potong mentimun dan tempe goreng menjadi kecil-kecil bentuk dadu. Sisihkan.

- Siram taugenya dengan air panas. Lalu tiriskan.

- Iris-iris halus bawang kucainya. Sisihkan.

- Memarkan bawang putihnya lalu goreng 1/2 matang. Sisihkan.

- Haluskan cabai merah, bawang putih, jahe, kacang tanah, gula merah sisir dan garam hingga benar-benar halus. Lalu tambahkan penyedap rasa dan air asam, aduk rata.

- Panaskan minyak goreng, tumis kacang tanah yang telah dihaluskan tadi hingga harum. Tambahkan air matang, lalu aduk rata. Masak hingga mendidih. Angkat.

- Tata nasi dalam piring makan, tambahkan potongan mentimun, tempe goreng dan tauge di atasnya. Kemudian siram dengan saus kacang, tambahkan kecap manis. Dan taburi bawang goreng di atasnya.

- Hidangkan bersama kerupuk putih.
Read More --►

Kamis, 19 Desember 2013

Taoto ( Soto khas Jawa Barat ) yang Segar dan Nikmat

http://kuliner-kulinerbunda.blogspot.com -Jawa Barat atau lebih dikenal sebagai Tanah Sunda merupakan salah satu provinsi yang berpenduduk padat,memiliki sejumlah kawasan wisata nan tersohor, serta tempat berdirinya kampus-kampus ternama. Selain itu provinsi yang satu ini masih kental akan budaya Sunda yang diwariskan oleh para leluhur mereka.

Budaya yang masih dijunjung tinggi oleh masyarakat setempat antara lain seni musik tradisional, bahasa daerah, hingga makanan khas daerah. Nah ngomongin masalah makanan khas Jawa Barat, pasti para bunda dan pecinta kuliner pernah mendengar namanya Ketupat Tahu, Pepes Mi, Pepes Ayam, dan masih banyak lagi. Namun tak ketinggaln satu lagi yaitu Taoto. Apa sih Taoto? Penasaran kan?

Taoto merupakan masakan khas Jawa Barat berupa soto berkuah bening dengan campuran tauco di dalamnya. Selintas mungkin mirip dengan Soto Grombyang dari Pemalang yang berkuah bening dan memakai taoco didalamnya, akan tetapi Taoto ini tidak mempergunakan kelapa sangrai dan keluwek seperti halnya Soto Grombyang. Namun kedua masakan tersebut sama-sama menggunakan sandung lamur sebagai bahan dasar masakan.

Masakan yang satu ini menawarkan citarasa yang unik tapi enak lho bunda. Rasanya yang gurih, manis, dan pedas patut untuk dilirik sebagai menu makan siang anda. Dan lebih sedap lagi sih disajikan bersama nasi hangat dan sambal.

sandung lamur tak selamanya memupnyai efek buruk, tetapi disisi lain juga menyumbangkan keanekaan gizi bagi tubuh, asal pengkonsumsiannya masih dalam batas normal alias tidak berlebihan. Sandung lamur ternyata mengandung karbohidrat, protein, vitamin B1, B6, lemak dan asam folat.

Mungkin itu saja yang dapat penulis uraikan tentang kandungan gizi yang ada dalam Taoto. Biar tidak semakin penasaran tentang bagaimana sih cara membuat Taoto itu, langsung saja yuk kita intip resep Taoto khas Jawa Barat di bawah ini.

resep soto kawa barat, cara membuat soto jawa barat, cara membuat taoto jawa barat

A) Bahan
    - Daging sandung lamur ( 300 gram )
    - Minyak goreng untuk menumis ( 3 sendok makan )
    - Air matang ( 2 liter )
    - Air mentah untuk merebus ( 2 liter )
    - Tauco ( 1 sendok makan )
    - Telur rebus ( 5 butir )
    - Bawang goreng secukupnya
    - Emping goreng secukupnya



B) Bumbu
    - Seledri ( 3 batang )
    - Serai ( 1 batang )
    - Kecap manis ( 1 sendok makan )
    - Gula pasir secukupnya
    - Cabai merah ( 5 buah )
    - Merica utuh ( 1 sendok teh )
    - Jahe ( 1 ruas jari )
    - Bawang putih ( 4 siung )
    - Bawang merah ( 8 siung )
    - Garam dan penyedap rasa secukupnya
    - Daun salam ( 2 lembar )


C) Cara Memasak

- Potong-potong sandung lamur menjadi dadu, cuci hingga berish lalu tiriskan.

- Rebus 2 liter air mentah bersama 2 lembar daun salam, lalu masukkan potongan daging sandung lamur ke dalam rebusan. Rebus hingg 1/2 matang. Angkat. Buang airnya.

- Rebus 2 liter air matang, kemudian masukkan potongan daging sandung lamur. Rebus hingga matang dan lunak, serta air rebusan tinggal 1 liter.

- Haluskan cabai merah, merica, jahe,bawang putih, bawang merah dan sedikit garam hingga benar-benar halus. Kemudian memarkan batang serai.

- Iris-iris halus daun seledri.

- Panaskan minyak goreng, tumis bumbu-bumbu yang telah dihaluskan tadi bersama serai hingga matang dan harum. Masukkan tauco, aduk rata. Tumis hingga matang.

- Masukkan tumisan bumbu tadi ke dalam rebusan daging, aduk rata. Lalu masukkan garam, penyedap rasa, gula pasir, kecap manis dan seledri. Aduk rata. Masak hingga bumbu benar-benar meresap. Angkat.

- Kupas telur rebus, kemudian belah menjadi beberapa bagian. Sisihkan.

- Siapkan mangkuk sup, tata potongan telur rebus di dalamnya, tuangkan kuah dan daging soto ke dalamnya. Taburi bawang goreng  dan emping goreng di atasnya.

- Hidangkan.
Read More --►

Kamis, 12 Desember 2013

Resep Masakan Laksa Ayam khas Jawa Barat

http://kuliner-kulinerbunda.blogspot.com -Para bunda dan pecinta kuliner tau tidak kalau ternyata bukan hanya Betawi saja yang mempunyai masakan Laksa Ayam, tetapi tanah Sunda juga punya lho. Perbedaannya terletak pada penggunaan jenis mi dan kunyit. Kalau Laksa Ayam ala Betawi menggunakan bihun, nah untuk di Jawa Barat mempergunakan mi kuning.

Selanjutnya dalam penggunaan bumbu serta rempah, Laksa Ayam dari Jawa Barat lebih banyak ketimbang yang di Betawi. Namun dari segi rasa, kedua-duanya sih juara.Heheheh. Perbedaan yang berikutnya adalah pemasakan kuah. Jika Betawi memasaknya dengan secara bersamaan dengan bahan-bahan utama kecuali bihun, nah kalau di Jawa Barat kuah sengaja dimasak secara terpisah. Nah sudah tau bukan perbedaannya?

Kalau pada pembahasan sebelumnya penulis memabahas tentang Laksa Ayam dari Betawi kali ini penulis akan menyajikan kepada para bunda dan pecinta kuliner nusantara tentang resep Laksa Ayam Mi khas Sunda. Bahan dasar pengolahan kuliner yang satu ini adalah mi kuning dan daging ayam. Namun untuk lebih menyemarkkan isi masakan ditambahkan daun kemangi dan tauge segar di dalam masakan. Hmmm, jadi semangat nih saya.

Pengolahan masakan ini melalui satu tahap saja yaitu perebusan, hanya perebusan daging dan kuah dilakukan secara terpisah. Ini dilakukan agar bumbu dapat tercampur dengan kuah secara sempurna sehingga menghasilkan kuah yang gurih dan segar, dan tak hanya daging ayamnya saja yang nikmat. Selain gurih, masakan ini juga mempunyai rasa yang pedas, dan lebih pedas lagi jika disantap bersama sambal.

Masakan ini selain mampu memanjakan selera makan kita juga kaya akan manfaat bagi tubuh. Ini disebabkan karena bahan-bahan dasar masakan yang segar dan kaya akan gizi. Bila kita uraikan secara garis besarnya, masakan ini kaya akan protein, vitamin A, B kompleks, karbohidrat, vitamin E, kalsium, fosfor, zat besi dan vitamin K. Dan tentunya semua kandungan gizi tersebut menunjang dan mempengaruhi setiap aktivitas kehidupan kita.

Tak usah berlama-lama nih, langsung saja kita intip bagaimana cara membuat Laksa Ayam Mi khas Sunda ini. Ini dia resepnya, silahkan dicoba.


resep laksa ayam khas sunda,


A) Bahan
    - Mi kuning ( 500 gram )
    - Tauge segar ( 100 gram )
    - Daging ayam segar ( 300 gram )
    - Santan kelapa ( 200 ml )
    - Daun kemangi ( 25 gram )
    - Telur rebus ( 2 butir )
    - Air matang ( kurang lebih 3 liter )
    - Minyak goreng untuk menumis ( 2 sendok makan )
    - Bawang goreng secukupnya


B) Bumbu
    - Serai ( 1 batang )
    - Daun salam ( 3 lembar )
    - Daun jeruk ( 4 lembar )
    - Bawang merah ( 6 siung )
    - Bawang putih ( 4 siung )
    - Kemiri ( 4 butir )
    - Ketumbar bubuk ( 1/4 sendok teh )
    - Lada bubuk ( 1/2 sendok teh )
    - Jahe ( 1 ruas jari )
    - Lengkuas ( 1 ruas jari )
    - Kunyit ( 1 1/2 ruas jari )
    - Garam dan penyedap rasa secukupnya

C) Cara memasak

- Cuci hingga bersih daging ayam, tiriskan.

- Rebus terlebih dahulu daging ayam menggunakan air mendidih cukup sebentar saja kira-kira 3 menit untuk melepaskan segala kotoran daging ayam yang bau dan anyir. Angkat. Buang airnya.

- Panaskan 3 liter air matang untuk merebus daging ayam. Masukkan daging ayam dan rebus hingga matang dan empuk. Angkat, tiriskan dari air rebusan. ( JANGAN BUANG AIR REBUSAN !! ).

- Daging ayam yang telah direbus tadi kemudian di suwir-suwir. Sisihkan.

- Seduh mi kuning dengan air panas selama kurang lebih 5 menit. Angkat dan tiriskan.

- seduh juga tauge dengan air panas selama 1 menit. Tiriskan.

- Memarkan batang serai, sisihkan.

- Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, lada, ketumbar, kunyit, lengkuas, jahe, garam dan penyedap rasa hingga benar-benar halus.

- Panaskan minyak goreng, tumislah bumbu-bumbu yang telah dihaluskan tadi bersama serai, daun salam dan daun jeruk. Tumis hingga harum.

- Kemudian masukkan air bekas rebusan daging ayam ( kaldu ) ke dalam tumisan, aduk rata. Masak hingga mendidih dan harum.

- Selanjutnya masukkan santan, aduk-aduk terus jangan sampai santan pecah. Masak kembali hingga mendidih untuk kedua kalinya. Angkat.

-  Ambil mangkuk, tata mi, tauge dan suwiran daging ayam ke dalamnya. Siram dengan kuah Laksa, tambhkan daun kemangi di atasnya, dan taburi dengan bawang goreng.

- Hidangkan bersama sambal.
Read More --►

Senin, 09 Desember 2013

Resep Pepes Mi khas Sunda yang Nikmat dan Mantap

http://kuliner-kulinerbunda.blogspot.com -Mi adalah salah satu bentuk kreasi makanan yang mempergunakan bahan dasar tepung terigu dan dibentuk sedemikian rupa hingga menjadi bentuk tali silinder-silinder kecil. Tak hanya berbentuk tali silinder kecil, mi juga bisa berbetuk pipih atau keriting.

Mi merupakan makanan yang sesungguhnya bukanlah berasal dari Indonesia, dan negara-negara besar di dunia mengaku kalau mi merupakan produk makanan asli negara mereka. Namun berdasarkan sejarah dunia, negara pembuat mi tertua di dunia adalah Tiongkok, China. Di negara barat mi disebut dengan pasta dan terbuat dari gandum. Sedangkan di Asia sendiri mi meiliki keberagaman jenis, ada mi bihun, mi soun, mi kuning telor, soba, ramen, kwetiau dan masih banyak lagi. Bahan dasar pembuatan mi di Asia pun beragam, ada yang memperunakan tepung terigu ada pula yang membuatnya dari tepung beras.

Biasanya mi diolah menjadi mi goreng, mi rebus, mi baso, tumis mi dan lain sebagainya. Pengolahan mi dengan berbagai kreasi tidak mengurangi citarasa nikmat dari mi itu sendiri, melainkan menambahnya semakin sedap saja. Indonesia juga mempunyai olahan mi tersendiri yang lain daripada yang lain. Boleh dibilang olahan mi yang satu ini merupakan masakan khas daerah. Olahan mi khas daerah berikut ini merupakan masakan khasnya tanah Sunda, yaitu Pepes Mi. Bagaimana bentuknya ya?

Pepes Mi ini diolah melalui dua tahap yaitu penumisan dan pengukusan. Layaknya pepes pada umumnya, masakan ini dibungkus dengan daun pisang. Tak hanya mempergunakan mi sebagai bahan dasarnya, masakan ini juga memakai daging ayam dan ikan asin jambal. Sensasi gurih, asin, pedas, dan harum begitu nyentrik di lidah. Namun para bunda dan pecinta kuliner tak perlu khawatir kalau pepes ini akan berantakan, karena ada telor yang berfungsi sebagai perekat semua bahan agar menjadi satu.

Kenikmatan luar biasa yang kita jumpai pada masakan ini tergenapi juga dengan kandungan-kandungan gizi yang dimilikinya. Jika kita urai secara lengkap kandungan gizi apa saja yang ada dalam Pepes Mi ini maka kita akan diungkan dengan adanya protein, vitamin A, C, E, kalsium, fosfor, karbohidrat, zat besi dan vitamin B kompleks.

Adapun manfaat-manfaat yang kita peroleh dari semua kandungan gizi tersebut antara lain meningkatnya sistim imun tubuh, kelancaran dalam proses pencernaan, lancarnya sistim pembuangan, metabolisme, kulit yang segar, rambut yang berkilau dan sehat, mata yang segar, terhindar dari sariwan dan penyakit gusi, daya memori dan daya ingat meningkat, terjaganya kepadatan tulang dan tak ketinggalan adalah rasa kenyang karena adanya karbohidrat dalam mi.

Segera saja kita simak resep Pepes Mi khas Sunda di bawah ini, jadi para bunda dan pecinta kuliner tak perlu bertanya-tanya lagi bagaimana cara membuat Pepes Mi.



A) Bahan
    - Daging ayam segar ( 250 gram )
    - Petai ( 100 gram )
    - Ikan asin jambal ( 100 gram )
    - Mi kuning ( 500 gram )
    - Telur ayam ( 2 butir )
    - Daun kemangi segar ( 50 gram )
    - Air matang ( 50 ml )
    - Minyak goreng untuk menumis dan menggoreng
    - Daun pisang secukupnya
    - Potongan lidi secukupnya


B) Bumbu
    - Cabai rawit ( 10 buah )
    - Merica bubuk ( 1/4 sendok teh )
    - Bawang putih ( 3 siung )
    - Daun salam ( 2 lembar )
    - Lengkuas ( 1/2 ruas jari )
    - Serai ( 1 batang )
    - Garam dan penyedap rasa secukupnya


C) Cara Memasak

- Potong-potong daging ayam menjadi kecil-kecil lalu cuci hingga bersih dan tiriskan.

- Seduh mi kuning dengan air panas kurang lebih 2 menit. Angkat dan tiriskan.

- Cuci hingga bersih ikan asin jambal, tiriskan. Lalu goreng dengan minyak hingga matang dan kering. Angkat. Lalu suwir-suwir.

- Petai setiap bijinya dibelah menjadi dua, lalu cuci hingga bersih. Tiriskan.

- Cuci bersih cabai rawit, lengkuas, serai dan daun salam. Sisihkan.

- Cincang halus bawang putih.

- Iris-iris lengkuas dan serainya.

- Telur ayam dikocok lepas. Sisihkan.

- Panaskan minyak, tumis bawang putih, daun salam, irisan lengkuas dan serai. Aduk rata. Tumis hingga harum dan matang.

- Masukkan daun bawang dan petai, aduk rata. Kemudian masukkan daging ayam, kembali aduk dan beri air. Lalu masukkan garam dan penyedap rasa. Masak hingga daging ayam empuk dan matang.

- Selanjutnya masukkan masukkan ikan asin jambal dan merica, aduk rata. Dan masukkan garam serta penyedap rasa, aduk rata. Masak hingga air mengering lalu angkat.

- Masukkan mi kuning, telur dan kemnagi ke dalam tumisan. Aduk rata.

- Siapkan daun pisang, masukkan adonan pepes ke dalam daun pisang, tata sedemikian rupa, gulung daun pisang, dan kunci ujung-ujungnya menggunakan lidi. Lakukan demikian hingga seluruh adonan terbungkus menjadi 10 bungkus.

- Siapkan panci kukus, lalu kukus bungkusan pepes selama 45 menit. Angkat dan dinginkan.

- Sajikan dengan piring saji dalam keadaan terbungkus atau setengah terbuka. Hidangkan.
Read More --►

Resep Pepes Ayam dari Sunda

http://kuliner-kulinerbunda.blogspot.com - Pepes adalah salah satu menu kuliner yang cara pengolahannya melalui pengukusan yang disertai beberapa bumbu dan dibungkus dengan daun pisang. Di Indonesia dikenal berbagai macam pepes mulai pepes ikan patin, pepes teri, pepes bandeng, pepes ayam dan pepes mi.

Masakan yang satu ini berasal dan terlahir di Tanah Sunda atau Jawa Barat. Masakan pepes memiliki citarasa menarik, yaitu perpaduan gurihnya bumbu bersama harumnya aroma daun pisang. Pepes tak melulu hanya dikukus, tetapi juga ada yang harus dipanggang. Kehadiran menu kuliner ini semakin mempercantik keragaman budaya kuliner di Jawa Barat pada khususnya dan Nusantara pada umumnya.

Kali ini penulis akan menyajikan kepada para bunda dan pecinta kuliner mengenai resep Pepes Ayam. seperti nama kulinernya sudah barang tentu kalau bahan yang dipergunakan untuk membuatnya adalah daging ayam. Pengolahan masakan ini tidak terlalu kompleks dan tidak membutuhkan terlalu banyak bumbu di dalamnya. Namun kita harus sabar ya bunda dalam memasak pepes ini dikarenakan waktu yang dibutuhkan untuk memasak cukup lama bahkan dapat lebih dari 3 jam. Hmmm namun rasa tetap akan sepadan dengan pengorbanannya.

Pengolahan daging ayam menjadi pepes merupakan suatu alternatif pula dalam menghidangkan daging ayam ke dalam bentuk kreasi masakan yang tak membosankan, mengingat daging ayam merupakan menu favorit bagi masyarakat Indonesia. Selain menjadi favorit karena rasanya yang gurih, daging ayam juga kaya akan manfaat. Mulai dari kandungan proteinnya yang cukup tinggi, daging ayam rupanya juga mengandung vitamin C, A, E, zat besi dan kalsium.

Seluruh kandungan gizi dalam daging ayam mendatangkan berbagai manfaat bagi tubuh manusia. Mulai dari membantu melancarkan pencernaa, melancarkan peredaran darah, meningkatkan stamina, menjaga kesehatan mata, menghaluskan kulit, menjaga kilau rambut, meningkatkan kekebalan tubuh, anti oksidan, anti aging, menambah daya memori, meningkatkan konsntrasi hingga membentuk dan menjaga kepadatan tulang.

Sudah puas bukan akan penjelasan di atas? Pengen banget tahu bagaimana cara membuat Pepes Ayam? ini dia resepnya.

resep pepes ayam

A) Bahan
    - Dada ayam segar ( kira-kira 250 gram )
    - Daun kemangi segar ( 20 gram )
    - Tomat merah segar ( 100 gram )
    - Daun pisang untuk membungkus secukupnya
    - Potongan lidi ( 4 buah )


B) Bumbu
    - Lengkuas ( 1/2 ruas jari )
    - Daun bawang ( 2 batang )
    - Bawang bombai ( 15 gram atau kira-kira 1/2 buah )
    - Bawang putih ( 2 siung )
    - Serai ( 1 batang )
    - Daun salam ( 2 lembar )
    - Kunyit ( 1/2 ruas jari )
    - Kemiri ( 6 butir )
    - Garam dan penyedap rasa secukupnya


C) Cara Memasak

- Potong dada ayam menjadi dua bagian, lalu cuci hingga bersih. Tiriskan.

- Cuci semua bumbu rempah-rempah, tomat dan daun hingga bersih.

- Iris-iris tipis lengkuas dan kunyit.

- Iris daun bawang dan bombai dengan tipis.

- Memarkan batang serai dan iris-iris sekitar 1,5 cm.

- Potong-potong buah tomat menjadi beberapa bagian.

- Haluskan kunyit, kemiri, bawang putih, garam dan penyedap rasa hingga benar-benar halus.

- Ambil baskom, masukkan lengkuas, daun salam, irisan bawang bombai, irisan daun bawang, serai dan bumbu-bumbu yang dihaluskan tadi secara bersamaan.Aduk rata.

- Kemudian masukkan potongan dada ayam ke dalam baskom tadi, aduk rata bersama bumbu-bumbu halus dan irisan bumbu lainnya. Aduk hingga seluruh potongan daging ayam terlumuri sempurna.

- Adonan tadi bagilah menjadi dua. Dan masing-masing bungkuslah dengan daun pisang, lalu kunci tiap-tiap ujung bungkusan dengan lidi.

- Siapkan panci kukus, masukkan bungkusan pepes ke dalamnya. Kukus dengan api kecil selama 3 jam. Angkat dan dinginkan.

- Sajikan dengan piring saji, dapat dalam keadaan masih terbungkus atau setengah dibuka. Hidangkan.
Read More --►

Kamis, 24 Oktober 2013

Resep Masakan Ketupat Tahu Bandung

http://kuliner-kulinerbunda.blogspot.com - Tahu merupakan hasil olahan kacang kedelai selain tempe. Tahu biasanya menjadi pilihan lauk-pauk bagi masyarakat selain ikan dan daging. Tahu tersebut biasanya diolah melalui proses penggorengan. Rasa tahu yang semakin gurih setelah digoreng membuat masyarakat tetap mencintai tahu ini.

Tahu diakui mengandung beberapa unsur gizi yang penting bagi tubuh manusia, terutama kandungan protein nabatinya yang tinggi dan mampu menggantikan asupan protein hewani dari daging dan ikan, meskipun kadar protein nabati dalam tahu masih dibawah protein dalam daging dan ikan. Namun dengan melihat dari sisi harga daging dan ikan yang relatif mahal, tidak ada salahnya kalau tahu menjadi pilihan alternatif berikutnya.

Selain protein, tahu juga mengandung beberapa unsur gizi lainnya seperti lemak, karbohidrat, vitamin B Kompleks, kalium dan kalsium. Protein seperti yang kita ketahui bersama sangat bermanfaat dalam regenerasi sel-sel, membantu kerja enzim dan hormon, dan berperan dalam percepatan penyembuhan luka.

Lemak bermanfaat dalam melarutkan beberapa vitamin agar semakin mudah dicerna oleh tubuh. Karbohidrat berperan sebagai sumber tenaga dan memberikan rasa kenyang. Kemudian vitamin B Kompleks berguna banyak sekali seperti sebagai sumber energi bagi tubuh, menjaga kesehatan dan kelancaran pencernaan kita, meningkatkan daya konsentrasi serta memori kita. Kemudian vitamin B kompleks ini juga membantu kelenturan otot dan menjaga kesehatan kulit dan kuku.Terakhir kalium dan kalsium sangat berguna dalam perkembangan, pertumbuhan, kekuatan dan kepadatan tulang serta gigi.

Satu lagi yang terpenting adalah bahwa mengkonsumsi tahu ini kita tetap mendapat asupan gizi yang cukup tanpa takut akan naiknya kolseterol kita. Pemilihan dan pemasakan tahu secara tepat menjamin tetap terjaganya kandungan gizi dalam tahu dan kita tetap dapat mendapatkan manfaatnya.

Kali ini penulis akan menguraikan resep olahan tahu yang nikmat dan merupakan kuliner khas Sunda, yaitu Ketupat Tahu Bandung.


A) Bahan
    - Ketupat siap saji ( 10 buah = untuk 10 porsi )
    - Tahu kuning ( 10 buah )
    - Telur rebus ( 3 butir )
    - Taoge panjang ( 250 gram )
    - Bawang goreng secukupnya
    - Kerupuk merah secukupnya
    - Minyak goreng untuk menggoreng tahu secukupnya


B) Bumbu

1) Bumbu Kacang
    - Kacang tanah goreng ( 250 gram )
    - Gula merah ( 100 gram )
    - Kencur ( 1 iris tipis )
    - Bawang putih goreng ( 1 sendok makan )
    - Air asam ( 100 ml)
    - Santan ( 300 ml )
    - Kecap manis ( 5 sendok makan )
    - Garam dan penyedap rasa secukupnya
    - Air jeruk limau secukupnya

2) Sambel Rawit
    - Cabai rawit ( 20 buah )
    - Garam dan penyedap rasa secukupnya


C) Cara Memasak

- Panaskan minyak, lalu goreng tahu kuning sampai matang. Potong-potong menjadi beberapa bagian.

- Kupas telur rebus hingga benar-benar bersih dari cangkangnya. Kemudian iris dalam bentuk bundar.

- Cuci bersih taoge, tiriskan. Panaskan air, lalu rebus sebentar taogenya. Angkat dan tiriskan.

- Untuk bumbu kacang, haluskan dengan blender kacang tanah goreng, gula merah, kencur, garam, penyedap rasa dan bawang putih goreng.

- Setelah halus tuangkan dalam panci. Masukkan air asam dan santan lalu aduk rata. Masak dengan panci hingga mendidih.

- Setelah mendidih masukkan kecap manis dan air jeruk limau. Aduk rata, masak sebentar lalu angkat. Sisihkan.

- Untuk sambel rawit, pertama-tama rebus dahulu cabai rawitnya hingga layu. Lalu tiriskan. Kemudian haluskan bersama garam dan penyedap rasa.

- Potong-potong ketupatnya.

- Cara penyajian, letakkan potongan ketupat, tahu, telur, dan taoge rebus ke dalam piring saji. Kemudian siram dengan bumbu kacang, dan taburi dengan bawang goreng.

- Hidangkan bersama sambal rawit dan kerupuk.
Read More --►
Energy Saving Mode
Gunakan Mouse untuk Keluar Mode Energy Saving